Kabel Menjuntai di Jalan Pancor Bikin Resah, Garda Sasak Desak Pemkab Lombok Timur Bertindak

Lombok Timur, PorosLombok.com Kabel provider internet yang menjuntai rendah di perempatan Pancor, Lombok Timur, dikeluhkan warga. Sudah dua minggu dibiarkan tanpa ada tindakan, kabel itu kini dianggap sebagai ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.

Organisasi Masyarakat (Ormas) Garda Sasak pun geram. Mereka mendesak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera memanggil provider dan menyelesaikan persoalan ini sebelum menelan korban.

Advokat Garda Sasak Indonesia, Ahmad Sofyan, SH, mengatakan kabel tersebut sangat mengganggu dan berbahaya bagi pengendara. Ia mendesak pemerintah daerah bertindak cepat agar kabel itu segera ditertibkan.

“Kabel provider ini sudah dua minggu menjuntai di jalan. Sangat berbahaya bagi pengendara, terutama motor. Jangan tunggu ada korban baru sibuk bertindak,” tegas Sofyan, Rabu (26/2).

Menurutnya, kabel yang menggantung rendah di jalur lalu lintas bisa berakibat fatal. Jika tersangkut, bukan hanya kendaraan yang rusak, tapi juga bisa mencelakakan pengendara.

Sofyan menilai, pihak provider seharusnya bertanggung jawab atas jaringan yang mereka pasang. Namun, faktanya, banyak kabel yang dipasang sembarangan tanpa pengawasan ketat dari pemerintah.

“Kami dari Garda Sasak meminta dinas terkait segera panggil penyedia layanan internet. Harus ada langkah tegas agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap infrastruktur jaringan telekomunikasi di Lombok Timur. Banyak kabel provider yang dibiarkan menjuntai tanpa ada tindakan tegas dari dinas terkait.

“Seharusnya ada pengawasan rutin. Jangan sampai kejadian seperti ini dianggap sepele. Keselamatan masyarakat harus diutamakan,” tambahnya.

Warga sekitar juga mulai resah dengan keberadaan kabel tersebut. Beberapa pengendara mengaku khawatir saat melintas, terutama pada malam hari ketika kondisi jalan gelap.

Hingga berita ini diturunkan, pihak provider belum memberikan tanggapan terkait keluhan ini. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Komidigi) Lombok Timur juga belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah yang akan diambil.

Sementara itu, warga berharap pemerintah daerah segera bertindak sebelum insiden yang tidak diinginkan terjadi. Mereka meminta agar kabel yang membahayakan segera diperbaiki agar tidak lagi mengancam keselamatan pengguna jalan.

Arul | PorosLombok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU