(PorosLombok.com) – Nama Baiq Nelly Kusumawati, kakak Gubernur NTB, dikabarkan masuk dalam daftar peserta yang lolos tahap administrasi seleksi jabatan Inspektur di Inspektorat Provinsi NTB.
Informasi ini terungkap berdasarkan data yang diperoleh media dari sumber terpercaya baru-baru ini.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budia Prayitno, menyampaikan bahwa proses seleksi terbuka ini dapat diikuti semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi persyaratan. Menurutnya, tidak ada ketentuan yang melarang kerabat pejabat ikut serta.
“Selama itu memenuhi syarat boleh, siapapun dia, mau kakaknya gubernur sekalipun, yang penting ASN,” tegas Tri yang akrab disapa Yiyit, Jumat (29/8).
Ia menambahkan, sistem seleksi jabatan tetap dijalankan berdasarkan prinsip meritokrasi. Prinsip ini, katanya, mengedepankan asas keadilan, kewajaran, serta non-diskriminasi sehingga tidak ada peserta yang merasa dirugikan.
“Meritokrasi itu asasnya adil, wajar, dan non-diskriminasi. Jadi emang salah kalau kakak gubernur ikut seleksi? Selama syaratnya terpenuhi, sah-sah saja,” lanjutnya.
Tri menilai, jika ada larangan bagi ASN yang telah memenuhi syarat, justru itu bisa dianggap menyalahi aturan. Ia mengingatkan bahwa menutup kesempatan sama dengan melanggar prinsip dasar meritokrasi.
“Kalau kita melarang, berarti kita melanggar asas meritokrasi yakni non-diskriminasi,” tandasnya.
Berdasarkan data yang diperoleh media, ada tujuh nama yang dinyatakan lolos administrasi pada seleksi jabatan Inspektur Inspektorat NTB. Selain Baiq Nelly Kusumawati, mereka adalah Baiq Widani Astuti, Budi Herman, H. Irnadi Kusuma, Ilham, Lalu Amjad, dan M. Zuhudy Kadran.
Dengan hasil ini, para peserta dipastikan berhak mengikuti tahapan selanjutnya sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia seleksi terbuka. Posisi Inspektur Inspektorat NTB sendiri dikenal sebagai jabatan strategis yang punya peran penting dalam pengawasan internal pemerintah daerah.
(arul/PorosLombok)

















