Kantor Dikbud NTB Digeledah, Jejak Pungli Terendus!

Mataram, PorosLombok.com – Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB mendadak riuh, Kamis (12/12), setelah Tim Tipidkor Polresta Mataram menggeledah ruang kerja Kepala Bidang SMK dan ruang arsip. Operasi ini terkait pengusutan dugaan pungutan liar (pungli) proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 di SMK 3 Mataram.

Dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Regi Halili, tim menyita empat dus dokumen yang diyakini menjadi kunci pengungkapan kasus ini. Penggeledahan dilakukan dua hari setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kabid SMK sebagai salah satu terduga pelaku pungli.

“Kami mendalami dokumen-dokumen ini untuk memperkuat dugaan adanya tindak pidana korupsi di proyek SMK 3. Penyelidikan akan terus kami kembangkan,” tegas AKP Regi Halili di lokasi penggeledahan.

Proyek bernilai miliaran ini diduga menjadi ladang pungli oleh oknum-oknum yang bermain kotor. Tim penyidik berkomitmen membongkar semua pihak yang terlibat dan menyeret mereka ke meja hijau.

Di sela penggeledahan, Sekretaris Dinas Dikbud NTB, Jaka Wahyana, turut mendampingi polisi. Ia menegaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke penegak hukum.

“Pak Kadis sedang bertugas di luar. Kami hanya mendampingi proses ini sesuai prosedur,” ujar Jaka singkat.

Langkah Polresta Mataram ini mendapat apresiasi dari publik yang geram melihat anggaran pendidikan diselewengkan. Transparansi dan akuntabilitas diharapkan menjadi prioritas, demi masa depan pendidikan yang lebih bersih. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Bank NTb

TERBARU