Lombok Timur, PorosLombok.com –
Taman rinjani selong yang berada di Kabupaten Lombok timur merupakan salah satu kawasan favorit masyarakat, tempat berkumpul bersama keluarga maupun sahabat, selain tempatnya nyaman, disana juga menyediakan berbagai macam kuliner dan sebagainya.
Namun terkadang, masyarakat sering merasa tidak nyaman karena masih banyaknya pengamen yang terus bergantayangan di seputaran taman rinjani selong, apalagi pada saat pengunjung sedang menikmati kuliner bersama keluarga, terkadang para pengamen datang seolah tak mau pergi sampai diberikan uang recehan.
“Bukan kami pelit atau gimana, tapi kita baru duduk sudah disamperin,” kata Ibu sumi salah satu pengunjung ketika sedang makan durian di seputaran taman rinjani Selong, Sabtu (23/12).
Ia berharap, Pemerintah segera menertibkan para pengamen yang berkeliaran di taman rinjani Selong, paling tidak dibatasi jamnya agar tidak terkesan ada pembiaran, karena hal tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengunjung.
Menanggapi Hal tersebut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Timur, Selamet Alimin mengatakan pihaknya sudah sering melakukan penertiban dan merazia para pengamen di taman rinjani selong, baik berupa teguran lisan serta edukasi.
“Kita juga bingung ko masih saja pengamen-pengamen ini bergentayangan, tapi nanti kita akan koordinasi dengan bidang yang menangani hal tersebut,” ungkapnya.
Apalagi sambungnya, menjelang Nataru tentu pihaknya akan lebih mengintensifkan pengawasan dan penertiban dikawasan-kawasan yang rawan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dengan berkolaborasi bersama pihak terkait yakni TNI/Polri agar kondusifitas wilayah terus terjaga.
“Tidak hanya pengamen yang akan kita awasi, namun seluruh kegiatan masyarakat yang berpotensi mengganggu kondusifitas wilayah, dengan cara terus melaksanakan patroli lebih intensif lagi dan masif” pungkasnya.
(Arul/PorosLombok)















