close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Ketua Umum BPD HIPMI NTB 2024-2027 Diharapkan Mampu Bersinergi dan Lebih Inovatif

Mataram, PorosLombok.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Nusa Tenggara...

Resmi, Gerindra Usung Farin-Khairatun di Pilbup Lombok Barat 2024

Lombok Barat, PorosLombok.com |  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai...

Luthfi Wahid, Terima Rekom B.1KWK dari DPP Perindo

PorosLombok.com- Partai Persatuan Indonesia (Perindo) memberikan surat rekomendasi dukungan...

Koramil Aikmel Sasaran Sosialisasi P2KP dan P2L dari Dinas Ketahanan Pangan Lotim

LOTIM, POROSLOMBOK – Koramil 1615-11/Aikmel mendapat kunjungan kerja (Kunker) Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Timur. Kunker yang dipimpin langsung Kepala Dinas Pertanian H. Mansyur, SP., disambut hangat Danramil Aikmel Kapten Inf Masrun bersama istri di halaman Kantor Koramil, Selasa (29/9).

Menurut Masrun, kehadiran Kepala Dinas Ketahanan Pangan bersama rombongan dalam rangka sosialisasi Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang diikuti seluruh anggota di para pengurus Persit KCK ranting 12 Aikmel.

Baca Juga :  Warga Dusun Otak Bangket, Desa Tetebatu Selatan Dihebohkan Penemuan Orok bayi 

“Alhamdulillah ini kesempatan yang bagus bagi kami untuk belajar tentang cara pembibitan dan pemanfaatan lahan pekarangan yang ada,” ungkap Masrun.

Berdasarkan penjelasan, lanjutnya, P2KP merupakan salah satu strategi peningkatan produksi pangan dengan menganekaragamkan berbagai produk untuk memperoleh keuntungan.

“Jadi P2KP ini merupakan salah satu kunci kesuksesan dibidang pertanian yang berbasis sumber daya lokal dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi yang aman dan dapat menunjang kesehatan masyarakat,” terangnya.

Baca Juga :  Cara Hindari Kemacetan Jalur Pelabuhan Kayangan Lotim

Terpisah, Ketua Persit KCK Cabang XXIX Dim 1615 Ny. Ira Agus Donny mengatakan sosialisasi tersebut sangat bermanfaat khususnya bagi ibu-ibu untuk memanfaatkan lahan kosong mengingat budidaya semacam ini tidak membutuhkan lahan yang luas.

“Pekarangan yang ada bisa dimanfaatkan asalkan kreatif dan ulet dalam mengawasi dan memantau perkembangan tanaman,” ujarnya.

Ibu Ira juga berharap kegiatan semacam itu dapat membantu mendorong peningkatan ekonomi keluarga minimal dapat memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru