Lombok Timur, PorosLombok.com – Komitmen nyata dalam mendukung sektor pendidikan terus dibuktikan oleh Anggota DPR RI Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani, ST.,M.Si melalui aspirasinya, legislator asal Lombok Nusa Tenggara Barat tersebut kembali mendistribusikan ribuan Beasiswa, Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa di Bumi Patuh Karya.
PIP yang bersumber dari Aspirasi Legislator muda yang kerap dipanggil Mamiq Ari tersebut telah menjangkau ribuan penerima manfaat.
Wilayah Dapil 3 pun merasakan Program tersebut, beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Terara, Sikur, hingga Montong Gading sudah merasakan Program tersebut.
“Program Indonesia Pintar yang bersumber dari Aspirasi anggota DPR RI, H. L. Hadrian Irfani, ini sangat dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat Lombok timur,” terang Anggota DPRD Lombok Timur, Dedy Akwarizal Pebriyanto, Sabtu (31/1/2026).
Harus difahami bahwa Program Indonesia Pintar itu ada 2 (dua) jenis, ada yang pengusulannya secara Reguler dan ada yang diusulkan melalui Aspirasi.
Penyaluran PIP melalui Aspirasi sangat membantu dan menyasar berbagai tingkatan sekolah, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Langkah ini dipandang sebagai solusi strategis guna menjamin keberlanjutan edukasi bagi generasi muda di daerah.
Dedy, yang juga dikenal dengan sapaan akrab Dedy Botak, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan Aspirasi H. Lalu Hadrian Irfani, ST, M.Si
di kursi parlemen pusat.
Sebagai wakil rakyat, kontribusi ini menjadi bukti nyata kepedulian L. Hadrian Irfani terhadap warga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
”Selaku kader partai PKB, saya memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas program tersebut. Karena masyarakat kami bisa langsung merasakan dampak nyata dari dedikasi beliau,” tambahnya.
Keberadaan dana penunjang belajar ini dinilai sangat efektif dalam meringankan beban finansial wali murid. Dengan adanya dukungan tersebut, kekhawatiran akan putus sekolah dapat diminimalisir secara signifikan.
Kedepan, diharapkan kuota penerima manfaat bisa terus diperluas. Hal ini bertujuan agar pemerataan akses pendidikan berkualitas dapat menyentuh seluruh pelosok desa di Lombok Timur tanpa terkecuali.
“Semoga kuota penerima manfaat bisa terus ditingkatkan,” pungkasnya.
(Anas/PorosLombok)
















