Mataram, PorosLombok.com – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, tak mau setengah-setengah dalam menata masa depan daerahnya. Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD NTB, Rabu (5/3).
Ia menggeber visi besar “NTB Makmur Mendunia”, lengkap dengan tujuh misi, sepuluh program unggulan, dan tiga isu prioritas.
Tiga hal utama yang bakal digaspol adalah pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, serta menjadikan NTB sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Miq Iqbal—sapaan akrabnya—tak basa-basi. Ia langsung menegaskan bahwa reformasi birokrasi menjadi langkah awal yang harus dilakukan.
“Birokrasi yang sehat harus memberi ruang bagi personelnya untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Meritokrasi harus dijamin, agar yang terbaik berada di tempat terbaik,” katanya.
Soal ketahanan pangan, Miq Iqbal tak mau NTB hanya jadi lumbung pangan nasional tanpa ada manfaat besar bagi masyarakatnya. Hilirisasi sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan wajib digarap serius.
“Apa yang dibudidayakan di tanah NTB harus memberikan manfaat terbesar bagi rakyat NTB,” tegasnya.
Di sektor pariwisata, NTB tak ingin sekadar jadi destinasi musiman. Miq Iqbal menargetkan ekosistem pariwisata kelas dunia dengan penguatan konektivitas, perbaikan fasilitas publik, serta peningkatan standar kebersihan dan penanganan sampah.
“Kami juga akan memperkuat MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) untuk mendatangkan lebih banyak event nasional hingga internasional ke NTB. Insyaallah, dalam beberapa bulan ke depan, event-event besar akan mulai digelar,” ungkapnya.
Miq Iqbal sadar, membangun NTB tak bisa sendirian. Ia berharap masyarakat berperan aktif memberikan kritik dan saran demi penyempurnaan kebijakan.
“Kami berharap masyarakat mengekspresikan cintanya kepada kami dengan hadiah berupa nasihat, masukan, dan saran,” pungkasnya.
Arul | PorosLombok















