Mengharukan! Seorang Buruh Tani Asal Masbagik Meninggal Akibat Kelelahan

Lombok Timur. Poroslombok –

Jimin (47 tahun ) yang merupakan pekerja buruh tani, alamat Dusun Sangiang Desa Kumbang Kecamatan Masbagik ditemukan meninggal dunia sesaat setelah selesai memikul gabah kering dari sawah ke pinggir jalan.

Tepatnya kejadian yakni pada hari Jum’at (4/3/22) sekitar pukul 17.20 wita bertempat di pinggir jalan Raya Dusun Jineng Desa Kesik Kecamatan Masbagik.

Rumlan yang merupakan rekan kerja korban menerangkan bahwa pada Hari Jumat (4/3/22) pada pukul 07.00 wita korban bersama temen yg lain bersama-sama bekerja menyabit padi untuk dipanen dan sekitar pukul 12.00 wita setelah menyabit padi korban pulang untuk pergi mancing dan tidak ikut dalam proses menumbuk padi.

Kemudian sekitar pukul 16.00 wita korban kembali dan bergabung untuk bekerja dan langsung memikul padi yg sudah dimasukan ke dalam karung untuk di bawa dari tengah sawah ke pinggir jalan raya. Setelah padi/gabah di taruh di pinggir jalan raya, korban bersama saksi istirahat dengan cara duduk dipinggir jalan aspal menghadap barat dan baru sekitar 5 menit Rumlan melihat korban jatuh kearah kanan.

Melihat hal tersebut Rumlan bersama saksi-saksi yg lain langsung memberikan pertolongan dengan cara memindahkan/mengangkat korban ke sebuah sawung (berugak ) milik Guru Pajrun yg berjarak 7 meter dari tempat korban diangkat, namun korban tidak bisa di selamatkan (meninggal)

Sementara itu Nurul (Istri korban) yang juga ikut sebagai buruh tani, menerangkan hal yang sama dengan Rumlan.

Dijelaskannya sekira pukul 12.00 wita setelah semua padi selesai di sabit/di potong korban pamit ke Nurul untuk pulang dan sekalian akan pergi mancing.

Kemudian sekitar pukul 16:00 wita korban kembali dan bergabung sama temen-temen pekerja yg lain untuk mengangkut/memikul padi yg sudah di masukan ke dalam karung untuk di bawa ke pinggir jalan.

Nurul menuturkan selama korban bekerja tidak pernah mengeluh atau bercerita sedang sakit hanya bilang sakit kepala dan minum obat ( Bodrek ).

Kapolsek Masbagik Iptu Ery Armunanto, S.H. saat dikonfirmasi membenarkan perihal adanya seorang laki – laki meninggal saat bekerja di desa Kesik.

Diterangkan Ery, dari hasil pemeriksaan medis yg dilalukan di Puskemas Lendang Nangka oleh dokter Yuyun bahwa pada tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan sebagai penyebab kematian korban.

“Untuk sementara dari hasil pemeriksaan luar belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban” tuturnya

Ery menambahakan, bahwa dari pihak keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan pemeriksaan dalam (otopsi) terhadap korban dan oleh keluarga korban yang di dampingi oleh Kawil sangiang dan Kepala Desa Kumbang ( M. Topik ) membawa jenazah pulang ke rumah korban di Dusun sangiang Desa Kumbang.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kelelahan namun demikian penyelidikan tetap dilakukan” tuturnya

( Erwin, PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU