NTB Gaspol! Lalu Iqbal Kantongi Dukungan Menpora untuk PON 2028 dan Sport Tourism

PorosLombok.com  – Gubernur NTB terpilih, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, tancap gas melakukan lobi strategis di ibu kota. Kali ini, Iqbal berhasil mengamankan dukungan penuh dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, demi memastikan kesuksesan NTB sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dan menggenjot sektor sport tourism.

“Menpora menyatakan dukungan penuh untuk NTB dalam berbagai program, termasuk PON 2028,” ujar Iqbal usai pertemuan di Jakarta, Rabu (11/12).

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan fokus pada kesiapan venue dan cabang olahraga (cabor) yang akan digelar di NTB. Sebagai tuan rumah bersama dengan NTT, Iqbal memastikan NTB siap memberikan yang terbaik.

“Kita harus pastikan semuanya, mulai dari venue hingga cabor. NTB bertekad menjadi tuan rumah yang membanggakan,” tegasnya.

Tak hanya soal PON, agenda besar lain yang dibawa Iqbal adalah pengembangan sport tourism. Dengan Sirkuit Mandalika yang sudah mendunia, NTB juga siap memaksimalkan potensi olahraga lainnya, seperti paralayang dan off-road.

“Lombok dan Sumbawa punya segalanya. Bukan hanya alam indah, tapi juga infrastruktur olahraga kelas dunia,” ungkap jebolan Pondok Pesantren Assalam, Surakarta, itu.

Iqbal menambahkan, sinergi dengan Kemenpora juga mencakup pembangunan Youth Center sebagai wadah kreativitas dan inovasi anak muda NTB. Program ini sejalan dengan visi Iqbal-Dinda yang berkomitmen pada pemberdayaan generasi muda.

“Ini adalah prioritas kami, memberikan ruang bagi anak muda NTB untuk berkembang,” ujarnya.

Langkah konkret ini semakin memperkuat posisi NTB sebagai provinsi yang berdaya saing, tak hanya di bidang olahraga tapi juga pariwisata dan pengembangan sumber daya manusia.

Dengan dukungan penuh dari Menpora, NTB siap melaju lebih kencang menuju masa depan yang lebih gemilang! (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU