LOTIM – PorosLombok.com | Tanpa terasa hari berganti hari, hari berbilang bulan, bulan bergulir menjadi tahun, tanpa terasa lima tahun sudah dilalui pasangan HM. Sukiman Azmy dan H. Rumaksi SJ dalam memimpin Lombok Timur.
Kini, tepatnya pada tanggal 26 September 2023 perkhidmatan keduanya resmi berakhir. Selama kurun waktu lima tahun itu, berbagai program visi misi yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) telah banyak yang mampu direalisasikan.
Tak lama setelah pasangan SUKMA dilantik pada 26 September 2018 silam, gempa bumi dengan Magnitudo 6,9 dan 7 skala rikter mengguncang Pulau Lombok yang dampaknya memporak-porandakan beberapa wilayah membuat pemerintahan SUKMA yang baru seumur jagung harus menunda menjalankan program visi misi nya.
Belum hilang dari ingatan trauma akibat gempa yang menghancurkan ribuah rumah warga, lagi-lagi hantaman covid-19 yang melanda dunia membuat Pemda mengalihkan fokus perhatiannya untuk menangani virus corona yang kala itu membuat panik seluruh dunia.
Akibatnya, perjalanan pemerintahan SUKMA menjadi tertatih-tatih. Betapa tidak, sebagian besar anggaran APBD yang sejatinya untuk membangun harus di refocusing untuk penanganan covid-19. Praktis Pemda Lombok Timur dibawah kepemimpinan SUKMA hanya memiliki dua tahun untuk melaksanakan pembangunan secara normal.
Meski begitu, patut disyukiri karna pemerintahan Sukiman-Rumaksi telah mampu menorehkan banyak prestasi. Yakni, mampu mendongkrak IPM Lombok Timur naik 2 digit dari posisi ke-9 menjadi nomor 7 hanya dalam waktu yang relatif singkat.
Selama kurun waktu lima tahun, Kepala Bagian Protokol Setda Lombok Timur mencatat, ada 569 tanda penghargaan yang diproleh Kabupaten Lombok Timur. Penghargaan itu mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten, juga beberapa desa yang terpilih sebagai desa wisata, desa transparansi informasi publik dan lainnya.
Bukan itu saja, visi misi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan memadai kepada masyarakat Lombok Timur telah berhasil dilaksanakan. Hal itu terlihat dengan bertambahnya rumah sakit dari yang awalnya hanya dua menjadi lima rumah sakit. Termasuk juga infrastruktur jalan yang kian banyak persentasenya.
Hal itu diungkapkan HM. Sukiman Azmy pada acara Tasyakuran atas berakhirnya pengabdian SUKMA dengan baik, yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati pada Senin malam (25/9/2023).
“Lalu dalam kurun waktu dua tahun inilah kita berjalan normal untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi pemerintah ini dengan baik, Alhamdulillah,” ucap Sukiman Azmy.
Atas semua itu, pada kesempatan yang sama dirinya tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih yang tulus kepada semua pihak yang telah membantu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sehingga dapat berjalan dengan baik selama lima tahun.
Secara khusus, HM. Sukiman Azmy menghaturkan terimakasih terutama sekali kepada Tim Sukses SUKMA dibawah pimpinan H. Edwin Hadiwijaya yang ikut hadir pada acara tasyakuran tersebut, juga beberapa Tim Kecamatan yang tampak hadir di acara tersebut.
“Dengan berkat perjuangan beliau-beliau inilah telah menghantarkan kami berdua menduduki singgasana tampuk kepemimpinan Lombok Timur sebagai Bupati – Wakil Bupati, Alhamdulillah,” ujarnya.
Sukiman menyebut, dari sekian banyak tim sukses dan relawan yang ikut berjuang kala itu, banyak diantaranya yang tidak pernah menampakkan diri. Mereka menghilang setelah menghantarkan SUKMA menjadi pemenang.
“Tetapi mereka hilang tidak tau rimbanya. Mereka tulus ikhlas berjuang. Karna itulah pada kesempatan ini saya menyampaikan ucapan terimakasih yang tulus kepada mereka-mereka yang tulus ikhlas berjuang, yang tidak pernah menampakkan wajahnya ketika kami berdua menjadi Bupati – Wakil Bupati Lombok Timur,” imbuhnya.
Ucapan terimakasih juga teruntai kepada orang-orang terdekat yang telah membantunya, yakni Sekda Lombok Timur HM. Juaini Taofik, para pimpinan kepala OPD, Sekretaris, Kabid, Kabag, Kasubag, Kasubid, dan seluruh ASN Lombok Timur, juga para Camat dan Kepala Desa yang telah bersama-sama berjuang membangun daerah.
“Juga kepada segenap organisasi kemasyarakatan, NW, NWDI, Maraqitta’limat, Muhammadiyah, NU, Assunnah, Al-Mukhtariyah dan lain sebagainya. Semua berpartisipasi membantu kami menjalankan tufoksi sebagai pejabat pemerintah, Alhamdulillah dapat berjalan dengan baik,” tutur dia lagi.
Ucapan terimakasih selanjutnya disampaikan kepada organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan, seperti KNPI, HMI, PMII, HIMMAH, IMM dan yang lainnya, juga kepada Baznas dan jajarannya, LKSA dibawah naungan Dinas Sosial, dan kepada semua yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
“Untuk itu tidak ada kata lain yang dapat kami ucapkan selain ucapan terimakasih yang tulus atas budi baik yang telah bapak/ibu berikan. Juga kepada Ulama seperti MUI dan lembaga islam lainnya,” ungkapnya.
Terakhir, H. Sukiman juga mengucapkan terimakasih kepada H. Rumaksi yang telah mendampingi dirinya memimpin Lombok Timur selama lima tahun, juga kepada sang istri tercinta (Hj. Hartati Sukiman Azmy) yang telah luar biasa menjalankan tugasnya sebagai ketua PKK Kabupaten, dan kepada ibu-ibu GOW dibawah pimpinan Hj. Kudsiah Rumaksi.
Tak lupa pula ucapan terimaksih disampaikan kepada Forkopimda, ada Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Agama dan lain-lain.
Sebelum menutup, HM. Sukiman Azmy juga tidak lupa menyampaikan permohonan maaf. Selama kurun waktu lima tahun telah banyak kemajuan yang telah dicapai, meski secara normal pembangunan dapat dilaksanakan hanya dua tahun.
Namun dibalik itu semua, masih banyak janji yang pernah diutarakan kepada masyarakat yang belum dapat ditunaikan dengan sebaik-baiknya. Oleh karna itu, pada kesempatan baik tersebut dirinya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya.
“Ampure agung sinampure. Atas keterbatasan fiskal, atas keterbatasan kemampuan kami berdua untuk memenuhi hajat masyarakat yang begitu banyak yaitu 1,4 juta jiwa dengan segala kepentingannya itu, sudah barang tentu tidak semua dapat kita penuhi. Untuk itu sekali lagi, saya memohon maaf yang tulus,” demikian Sukiman.
(Anas/PL)















