(Lombok Timur, PorosLombok.com) – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) telah memutuskan untuk mengalihkan dukungan politiknya kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin dan H. Edwin Hadiwijaya, yang dikenal dengan sebutan pasangan Iron-Edwin.
Perubahan dukungan ini dilakukan setelah sebelumnya B1 KWK diberikan kepada TGH. Hazmi Hamzar.
Langkah strategis ini diambil oleh Hanura, di bawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang (OSO), menjelang pelaksanaan Pilkada Lombok Timur 2024. Keputusan ini dilihat sebagai respons terhadap dinamika politik terkini, yang menuntut adaptasi dan penyesuaian dari setiap partai politik.
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Teritorial Wilayah Bali/Nusra dan Komunikasi Politik DPP Partai Hanura, Lalu Wahyudi Ali Batu, ST, menjelaskan bahwa perubahan ini adalah bagian dari realitas politik yang sering kali dinamis.
“Kami menghargai kedewasaan dan pengertian TGH. Hazmi Hamzar terhadap perubahan situasi ini,” tutur Wahyudi, Kepada PorosLombok, Jumat (05/09).
Menurut Wahyudi, keputusan untuk mengalihkan dukungan ini dipicu oleh adanya turbulensi di internal DPP PPP. Kondisi ini membuat Hanura harus mengambil langkah cepat untuk memastikan dukungan politiknya tepat sasaran, dengan memilih pasangan Iron-Edwin sebagai penerima dukungan baru.
“B1 KWK adalah dokumen penting dalam proses pendaftaran calon, dan perubahan ini dilakukan karena koalisi yang diharapkan tidak terbentuk,” jelasnya.
Hanura optimistis bahwa pasangan Iron-Edwin adalah pilihan yang tepat bagi masyarakat Lombok Timur.
“Setiap calon memiliki komitmen kuat untuk memajukan rakyat, dan inilah bagian dari seni politik yang harus kita jalani,” tambah Wahyudi.
Dalam waktu dekat, Hanura berencana mengadakan deklarasi resmi untuk menyatakan dukungan kepada pasangan Iron-Edwin. Wahyudi menegaskan, tidak ada istilah terlambat dalam memberikan dukungan.
“Kami siap berjuang untuk memenangkan Iron-Edwin di Pilkada 2024.”bebernya.
Dengan keputusan ini, Hanura berharap dapat berkontribusi positif dalam pembangunan Lombok Timur, sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat.
(Arul/PorosLombok).















