close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.1 C
Jakarta
Sabtu, Desember 6, 2025

Pelatihan First Aid Perkuat Keamanan Wisatawan NTB, Kadis Pariwisata Apresiasi Kolaborasi Internasional

(PorosLombok.com) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat kesiapan sektor pariwisata dengan fokus pada keselamatan dan keamanan wisatawan NTB.

Langkah nyata itu terlihat dalam pelatihan Facilitate First Aid Major Trauma Training Delivery & Mentorship Programme yang dibuka Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, di Prime Park Hotel Lombok, 20–21 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC), Pemerintah Inggris, dan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD NTB.

Sebanyak 50 peserta dari berbagai divisi industri perhotelan mengikuti pelatihan tersebut, terutama yang berinteraksi langsung dengan tamu dan wisatawan.

Selama dua hari, peserta mendapat bimbingan dari delapan pelatih ahli Polda Bali yang berpengalaman menangani pertolongan pertama pada trauma besar.

Mereka dibekali keterampilan tanggap darurat yang dibutuhkan dalam pelayanan di sektor pariwisata. Setiap peserta akan menerima sertifikat kompetensi resmi sebagai pengakuan atas kemampuan mereka dalam menangani keadaan darurat.

Dalam sambutannya, Ahmad Nur Aulia menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pariwisata di NTB.

“Pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam menyiapkan SDM pariwisata NTB yang profesional dan siap melayani wisatawan dengan standar keselamatan tinggi,” ujarnya. Senin (20/10/2025).

Ia menegaskan, kemampuan tanggap darurat merupakan bagian penting dari sistem pelayanan modern di industri wisata.

.“Upaya seperti ini sejalan dengan visi kami menjadikan NTB sebagai destinasi yang aman, nyaman, dan berdaya saing global bagi wisatawan,” tambahnya.

Pelatihan ini juga dirancang untuk meningkatkan kesadaran keselamatan (safety awareness) di sektor hospitality, agar para pekerja memiliki respons cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat.

Dengan demikian, setiap hotel dan destinasi wisata di NTB dapat memberikan jaminan keamanan maksimal kepada para wisatawan.

Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini turut memperkuat citra wisatawan NTB sebagai tamu yang dilayani dengan standar internasional.

Pemerintah daerah menilai, kepercayaan wisatawan terhadap NTB akan tumbuh seiring meningkatnya profesionalitas tenaga pariwisata di lapangan.

“Kami ingin wisatawan merasa tenang dan percaya bahwa keselamatan mereka menjadi prioritas utama di NTB,” tegas Ahmad.

(*/porosLombok)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

IKLAN
TERPOPULER