Lombok Timur, PorosLombok.com –
Progres pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan, di desa Kotaraja kecamatan Sikur sudah mencapai 37%. Hal tersebut disampaikan Erik selaku petugas Administrasi Teknik saat dikonfirmasi PorosLombok di lokasi pembangunan, Kamis (07/12).
Dijelaskan pihaknya juga sedang membangun hal serupa di Wilayah Kecamatan Jerowaru dan progresnya baru mencapai 10 persen. Seharusnya kata Erik, pembangunan SPAM IPA di Kotaraja selesai pada bulan Desember ini, akan tetapi karena ada dampak sosial sehingga diundur sampai bulan Februari 2024 mendatang.
“Ya ada karena banyak protes dari lapisan masyarakat sehingga menjadi kendala saat pembagunan,” jelas Erik.
Dijelaskannya, bahwa mesin yang gunakan nantinya pada SPAM IPA ini, tidak akan menimbulkan kebisingan ataupun polusi udara, karena hal sudah sesuai dengan SOP dalam pembangunan IPA.
Adapun beberapa bangunan yang dibangun di lokasi yakni pembangunan softward, panel, rumah jenset, tempat BBM, rumah jaga, rumah kimia, pompa , kantor pengelola, dan IPA untuk pengolahan dari air kotor menjadi air bersih.
“Kita ini sebagai pelaksana, yang ngerjain saja. nanti kalau sudah jadi, kita akan serahkan ke PDAM dan pekasih lingkungan yang masalah untuk intake nya” tuturnya.
Disinggung mengenai keresahan warga akan kurangnya debit air sungai, Erik menjelaskan tidak akan berkurang, karena sudah diperhitungkan dan beberapa tahun yang lalu sudah melakukan uji sampai kemarin.
“Beberapa tahun yang lalu sudah kita uji sampai kemarin tetap kita uji. Jadi untuk pengambilannya hanya sedikit dari kapasitas sungai yaitu hanya sepertiganya” terang Erik.
Untuk saat ini, sebagai titik pengambilan air yaitu di sungai Tibu Krodet, satu lagi masih menunggu dari BPBW.
Dengan di bangunnya SPAM IPA ini, maka diharapkan masyarkat wilayah selatan dapat terpenuhi dan tercukupi akan kebutuhan air bersihnya. ( PL, Erwin ).
















