Lombok Timur, PorosLombok.com | untuk mendukung proses kegiatan belajar mengajar (KBM) TK Dharma Wanita akan dibangunkan kelas sementara pasca ambruk beberapa waktu yang lalu, mengingat sekolah tersebut dibawah naungan Pemerintah desa Montong Baan.
PJS Kepala Desa Montong Baan Samsul Hadi mengatakan, saat ini pihaknya bersama komite sekolah telah menyepakati akan mengumpulkan donasi dari wali murid dan dari dana desa, tak hanya itu ada juga bantuan yang bersumber dari kepala TK se- kecamatan sikur yang disalurkan melalui UPTD.
“Sumbangan ini seikhlasnya dan alhamdulillah semua wali murid setuju, dan kita lihat kekurangannya berapa, nanti pihak desa akan menambahkan dari dana Desa,”ucapnya, Selasa (09/01)
Sebelumnya, ungkap Samsul Hadi, Pemerintah desa menyarankan agar kelas sementara dilaksanakan di Aula kantor desa,namun mereka (Pihak TK-red) menolak karena alasan keamanan para siswa, mengingat, aula tersebut terletak dipinggir jalan sehingga menurutnya dapat membahayakan para siswa.
“Akhirinya alhamdulillah kita bangunkan tenda , yang kita pinjam dari dinas Sosial sembari menunggu bangunan kelas sementara,”akunya.
Dijelaskannya, Ambruknya bangunan TK Dharma Wanita memang karena kondisinya yang sudah lapuk, sehingga butuh pemugaran kembali bahkan boleh dikatakan bangunan tersebut sudah tidak layak lagi untuk ditempati, akan tetapi pihak sekolah telat memberikan laporan kepada Pemerintah desa sehingga belum bisa dianggarkan untuk perbaikan di tahun 2024 ini.
“untuk pembangunan secara permanen insyaallah pada tahun yang akan datang bisa kita laksanakan,”ujarnya.
Senada dengan PJS Kades Montong Baan, Syamsul Hakim ketua Komite sekolah menyampaikan, bahwa saat ini donasi dari Wali Murid yang dimana berjumlah 47 orang sudah terkumpul dengan total Rp 4.700.000, yang nantinya akan dipergunakan untuk pembelian bahan pembagunan kelas sementara yang berjenis semi Permanen.
“Karena kalau kita pakai tenda seperti sekarang kasian para siswa mengikuti proses belajar mengajar jika hujan,”ujarnya.
Ia berharap Pemerintah dapat memberikan bantuan agar pembangunan kembali gedung TK Dharma wanita segera dilaksanakan, karena menurutnya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama demi kemajuan daerah.
“Semoga ada bantuan dari pemerintah, karena bagaimanapun anak-anak usia dini harus belajar dengan tenang dan gembira, kalau bangunannya seperti ini membuat mereka tidak nyaman,”pungkasnya.
(Arul/PorosLombok)














