Perayaan Gerakan Bumil Sehat dan Hari Ibu, Ini Pesan Ketua TP-PKK Lotim

LOMBOK TIMUR – PorosLombok.com || Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lombok Timur Hj. Nurhidayati menekankan pentingnya memupuk kesadaran akan pentingnya menjaga masa kehamilan.

Hal itu diungkapkan Hj. Nurhidayati dalam sambutannya pada acara Gerakan Nasional Bumil Sehat dan Bahagia dirangkaikan momentum peringatan Hari Ibu 2024, bertempat di halaman kantor Dinas Kesehatan Lombok Timur, Senin (23/12/2024).

Menurutnya, pemahaman tentang pentingnya menjaga kesadaran pada masa kehamilan adalah demi menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) serta menurunkan angka stunting di daerah ini.

Kepada para ibu hamil (Bumil) dan para remaja puteri yang hadir Hj. Nurhidayati berpesan, agar dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan berbagai tindakan preventif, seperti menjaga asupan gizi yang seimbang.

“Termasuk memastikan pemenuhan kebutuhan pada 1.000 hari pertama kehidupan anak yang merupakan fondasi utama pembangunan generasi bangsa,” jelasnya.

Karenanya, ia berpesan kepada seluruh anggota keluarga agar membaca buku KIA, khususnya pada halaman yang menyangkut kebutuhan ibu hamil. Beberapa hal penting yang harus diketahui oleh para suami dan istri diantaranya, pemenuhan makanan yang tinggi protein, memperbanyak istirahat, mengurangi kerja berat, serta selalu mengkonsumsi pil tambah darah.

“Maka pada akhirnya, suami yang akan jadi pendamping dan pengawas,” pesannya.

Dari itu, ia juga berpesan agar para suami berpartisipasi aktif dalam menjaga dan memastikan kesehatan ibu dan bayinya, agar tidak terjadi penyesalan setelah anaknya lahir.

“Jangan sampai terlambat dan menyesal kemudian. Kalo sudah bayinya lahir, baru sadar bahwa ternyata proses mempersiapkan anak-anak yang akan menjadi masa depan kita itu dibutuhkan sejak hamil,” demikian Hj. Nurhidayati.

(Anas/PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU