Senada dengan hal itu, Pembina Hamzanwadi Integrated Farming Irwan Rahadi juga berpesan, Biopori ini dikhususkan pemanfaatannya untuk sampah organik. Tujuan besarnya itu untuk mengurangi sampah yang sangat meresahkan kehidupan di masa mendatang.
“Biopori ini sangat penting, karena volume sampah organik di suatu rumah tangga itu pasti lebih banyak. Jadi salah satu solusinya yaitu dengan adanya biopori ini,” ulasnya.
Disisi lain, Sekretaris KKN-PAR IAIH NW Pancor Daeng Sani Ferdiansyah mengatakan, untuk menjalankan program ini tentunya harus tetap ada pendampingan dan diberikan bimbingan terhadap masyarakat sasaran.
“Tentunya acara ini bukan hanya sekedar seremonial saja, namun nantinya melalui sosialisasi ini sebagai jalan pembuka supaya masyarakat bisa mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.
Di tempat yang sama, DPL kelompok 28 KKN-PAR IAIH NW Pancor St Nurul Fitriani, M.Si menyampaikan, program biopori ini menjadi salah satu program unggulan di mahasiswa yang sedang KKN di Desa Setungkeplingsar. Ia berharap program ini menjadi awal yang baik untuk ke depannya.

















