“Sosialisasi ini bukan berakhir sampai di sini saja, namun ini adalah ujung tombak yang kami harapkan bisa menjadi perubahan awal di desa ini,” terangnya.
Sebagaimana diketahui bahwa persoalan sampah ini menjadi pekerjaan rumah bagi semua elemen, jika tidak dimulai dari sekarang maka akan menjadi masalah besar bagi kehidupan mendatang.
Hadir dalam Perwakilan dari Dinas LHK NTB, Pembina Hamzanwadi Integrated Farming Irwan Rahadi beserta rombongan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Siti Nurul Firiani, peserta KKN dan sejumlah tokoh masyarakat desa setempat.

















