Lombok Timur, PorosLombok.com – Warga Dusun Lenting Daya, Desa Lenting, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di area persawahan, Sabtu (8/3) pagi.
Korban diketahui bernama H. Moh. Irwan Sani alias H. Ishak (62), seorang petani yang sehari-hari tinggal sendirian. Jasadnya ditemukan tergeletak di pinggir sumur dekat gubuk miliknya sendiri.
Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh Fadli (30), seorang petani setempat. Saat ditemukan, tubuh korban sudah membengkak dan mengeluarkan cairan. Fadli kemudian menghubungi Kepala Dusun Lenting Daya, Suharnon (42), yang langsung melaporkan kejadian ini ke polisi.
Kapolsek Sakra Timur, IPDA I Gst. Bgs. Ngr. Rai, S.H., yang menerima laporan langsung menuju lokasi bersama tim Inafis Polres Lombok Timur. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban dievakuasi ke RSUD Soejono Selong menggunakan ambulans SAR Lombok Timur.
Dari keterangan saksi, korban sudah beberapa hari tidak terlihat di rumahnya. Taufik Azhar alias Opik (40), tetangga korban, mengaku curiga karena korban tidak muncul saat salat Jumat seperti biasanya. Ia pun menghubungi kepala dusun untuk mencari tahu keberadaan korban.
Sementara itu, Amaq Juminah (65), saksi lainnya, mengaku terakhir kali melihat korban pada Kamis (6/3) sekitar pukul 20.00 WITA saat berjalan menuju sawahnya.
Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di lokasi kejadian, petugas menemukan alat semprot yang biasa digunakan penderita sesak napas. Dari informasi keluarga, korban memang memiliki riwayat penyakit tersebut.
Keluarga korban pun menolak dilakukan autopsi dan telah mengikhlaskan kepergiannya.
“Kami sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan melaporkan kejadian ini ke pimpinan. Tidak ditemukan indikasi kekerasan,” kata Kapolsek Sakra Timur.
Kasus ini pun dinyatakan selesai, sementara warga sekitar masih tak percaya dengan kepergian korban yang dikenal sebagai sosok pekerja keras.
Redaksi | PorosLombok















