Lombok Timur PorosLombok.com)- Seorang perempuan bernama Mahindun (55) ditemukan tewas akibat gantung diri di rumahnya di Dusun Paek, Desa Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, pada Selasa (13/8) sekitar pukul 17.00 WITA.
Kejadian ini mengejutkan warga setempat yang selama ini mengenal korban sebagai seorang petani yang sederhana.
Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya, Zubaidi (57), yang baru saja pulang dari sawah. Sesampainya di rumah, Zubaidi menemukan pintu terkunci dari dalam. Setelah berusaha membuka pintu dan mencari korban di sekitar rumah tanpa hasil, Zubaidi akhirnya meminta bantuan tetangganya, Jen (58), untuk mendobrak pintu.
Setelah pintu berhasil dibuka, Zubaidi dan Jen menemukan Mahindun sudah tergantung di kamar dengan menggunakan ikat pinggang. Mereka segera berusaha menurunkan korban, namun sayangnya, nyawa Mahindun sudah tidak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal di tempat dengan kondisi yang memprihatinkan.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nikolas Oesman, mengonfirmasi kejadian ini. Menurutnya, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan yang diduga menjadi penyebab dirinya nekat mengakhiri hidupnya.
“Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah,” jelas Iptu Nikolas Oesman.
Lebih lanjut, Iptu Nikolas Oesman menambahkan bahwa kepolisian tetap melakukan penyelidikan sesuai prosedur dan memastikan tidak ada unsur kekerasan atau indikasi kriminal dalam kasus ini.
“Kami sudah berkoordinasi dengan keluarga korban, dan semua proses hukum telah diselesaikan sesuai dengan keinginan keluarga,” tambahnya.
Pihak keluarga juga telah mengonfirmasi bahwa pemakaman Mahindun akan dilakukan pada Rabu, 14 Agustus 2024, pukul 14.00 WITA. Seluruh persiapan pemakaman sudah dilakukan dengan bantuan warga sekitar yang turut bersimpati atas musibah ini.
Situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ada tanda-tanda kerusuhan atau masalah lain yang muncul pasca penemuan jenazah Mahindun. Pihak kepolisian terus memantau keadaan untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Kejadian tragis ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mental. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa depan. Pihak kepolisian mengimbau warga untuk lebih peka terhadap gejala gangguan kejiwaan di lingkungan sekitar.***
















