(PorosLombok.com) – Perkumpulan Guide Masbagik (PGM) menyambut baik kebijakan Bupati Lombok Timur yang mewajibkan para pendaki Gunung Rinjani menginap di Sembalun sebelum melakukan pendakian.
Ketua PGM, Jumadil Melong menilai langkah ini berpihak pada masyarakat lokal yang selama ini hanya jadi penonton dalam geliat wisata pendakian.
Ia menyebut, kebijakan tersebut bisa menjadi pintu masuk untuk menertibkan alur ekonomi pariwisata.
“Karena dari segi ekonomi akan menambah kemasukan untuk warga Sembalun,” kata Jumadil kepada wartawan, Kamis (10/7).
Menurutnya, selama ini banyak tamu yang mendaki lewat Sembalun, tetapi tidak menginap di sana. Akibatnya, pelaku usaha lokal seperti pemilik homestay, porter, dan pedagang kecil tidak merasakan dampak ekonomi secara langsung.
“Warga hanya kebagian jalan berdebu, tamunya tidur dan belanja di luar,” ucapnya.
Jumadil mengatakan, aturan baru ini sekaligus menjadi peringatan bagi agen-agen wisata luar daerah agar tidak lagi memonopoli keuntungan tanpa melibatkan masyarakat lokal.
“Kami sudah lama menunggu keberpihakan seperti ini dari pemerintah,” tegasnya.
PGM pun menyatakan siap membantu pemerintah dalam mensosialisasikan aturan tersebut kepada para pendaki dan travel agent, agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar dan tidak menimbulkan polemik.
Ia juga berharap Pemkab konsisten dalam pengawasan, agar tidak ada celah bagi oknum nakal yang mencoba menghindari aturan demi keuntungan sepihak.
(arul/PorosLombok)


















