close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

PRC Sebut Tak Pernah Merilis Hasil Survei Pilkada Lotim 2024

LOMBOK TIMUR, PorosLombok.com |  Lembaga survei Politika Research and...

Mahasiswa FT Universitas Hamzanwadi Sukses Magang di 5 Perusahaan Nasional

Lombok Timur, PorosLombok.com | Prodi Teknik Komputer Fakultas Teknik...

Ketua Relawan Go Gibran NTB Nyatakan Dukungan Ke HW-Edwin di Pilkada Lotim 2024

Lombok Timur, PorosLombok.com |  Dukungan terhadap H Haerul Warisin...

Polisi Mulai Periksa Saksi Dan Korban Kasus Dugaan Pencabulan Sekdes Karampi

Bima, POROSLOMBOK  – Penyidik Polres Bima Kota akhirnya mulai memeriksa sejumlah saksi dan korban, dalam kasus dugaan pencabulan yang melibatkan terduga oknum Sekretaris Desa Karampi, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Rabu (7/4/2021) pekan lalu.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan Jumat (9/4/2021), oleh keluarga korban yang masih duduk di bangku sekolah tersebut. “Sekarang kita sudah periksa korban dan saksi-saksinya,” ujar Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono, kepada media ini.

Baca Juga :  Pesan Bang Zul di Momen HUT ke-52: Kita Berupaya untuk Selalu Berlapang Dada

Diungkapkan Kapolres, kejadian bermula ketika terduga berinisial RO, 35 tahun, mendatangi rumah korban yang tinggal bersama neneknya pada malam hari. Beberapa kali ia mencoba mengelabui dan merayu korban untuk bisa menikmati bagian tubuh sensitif korban.

“Hingga terduga ini mencoba memberikan uang belanja ke korban 35 ribu, tapi ditolak. Terus dirayu sampai mau,” ujarnya mengulas keterangan korban saat diperiksa penyidik.

Baca Juga :  Pj Bupati Lombok Timur Prihatin Terhadap Maraknya Investasi Bodong

Hingga puncaknya, lanjut Kapolres, ketika korban mencari signal dan beberapa kali saat keluar dari rumah neneknya. Terduga pun ikut dan pada kesempatan itu beberapa kali terduga melakukan upaya pencabulan.

Tidak tahan dengan ulah oknum Sekdes tersebut, korban diakui sampai menangis dan menceritakan kejadian yang dialaminya ke kakaknya. Hingga keluarga korban melaporkan terduga ke aparat kepolisian.

Baca Juga :  Memasuki Idul Fitri, Masyarakat Protes Minimnya Ketersediaan Air Bersih

Polisi langsung bergerak cepat untuk mengungkap kasus ini. Terlebih kasus ini viral di media sosial karena melibatkan oknum Sekretaris Desa. “Sekarang kami terus dalami kasusnya, semoga cepat kelar,” pungkas Kapolres.(*)

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru