close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Tingkatkan Tali Silaturrahmi, Pemdes Loyok Adakan Acara Halal Bihalal

Lombok Timur, PorosLombok.com | Pemerintah desa Loyok kecamatan Sikur...

Gandeng Disdukcapil, RSUD Selong Launching Program Pepadu Sakti

Lombok Timur, PorosLombok - Penjabat Bupati Lombok Timur H....

Belum Juga Diberikan SK, Sejumlah ASN Pemprov NTB Bingung Mau Ngantor Dimana

Mataram, PorosLombok.com | Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov...

Polisi Mulai Periksa Saksi Dan Korban Kasus Dugaan Pencabulan Sekdes Karampi

Bima, POROSLOMBOK  – Penyidik Polres Bima Kota akhirnya mulai memeriksa sejumlah saksi dan korban, dalam kasus dugaan pencabulan yang melibatkan terduga oknum Sekretaris Desa Karampi, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Rabu (7/4/2021) pekan lalu.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan Jumat (9/4/2021), oleh keluarga korban yang masih duduk di bangku sekolah tersebut. “Sekarang kita sudah periksa korban dan saksi-saksinya,” ujar Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono, kepada media ini.

Baca Juga :  Lantik 140 Kepala Sekolah, Izzuddin Berharap Mutu Pendidikan Lotim Meningkat

Diungkapkan Kapolres, kejadian bermula ketika terduga berinisial RO, 35 tahun, mendatangi rumah korban yang tinggal bersama neneknya pada malam hari. Beberapa kali ia mencoba mengelabui dan merayu korban untuk bisa menikmati bagian tubuh sensitif korban.

“Hingga terduga ini mencoba memberikan uang belanja ke korban 35 ribu, tapi ditolak. Terus dirayu sampai mau,” ujarnya mengulas keterangan korban saat diperiksa penyidik.

Baca Juga :  Jika Terwujud, Raden Rahardian Siap Dukung Paket Ramah di Pilkada Lotim 2024

Hingga puncaknya, lanjut Kapolres, ketika korban mencari signal dan beberapa kali saat keluar dari rumah neneknya. Terduga pun ikut dan pada kesempatan itu beberapa kali terduga melakukan upaya pencabulan.

Tidak tahan dengan ulah oknum Sekdes tersebut, korban diakui sampai menangis dan menceritakan kejadian yang dialaminya ke kakaknya. Hingga keluarga korban melaporkan terduga ke aparat kepolisian.

Baca Juga :  Penerima Dana "KUR" Jangan Berharap Dapat Program Lotim Berkembang

Polisi langsung bergerak cepat untuk mengungkap kasus ini. Terlebih kasus ini viral di media sosial karena melibatkan oknum Sekretaris Desa. “Sekarang kami terus dalami kasusnya, semoga cepat kelar,” pungkas Kapolres.(*)

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru