Resmi! NTB dan NTT Teken Kesiapan Tuan Rumah PON XXII 2028

Langkah ini didukung penuh oleh legislatif dan eksekutif kedua daerah, dengan target penerbitan SK resmi dari Kemenpora dalam waktu dekat guna memulai percepatan pembangunan infrastruktur olahraga.

(PorosLombok.com) – Pemerintah Provinsi NTB dan NTT resmi mengukuhkan komitmen bersama sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Penegasan ini ditandai dengan penandatanganan Surat Pernyataan Kesiapan di kawasan ITDC The Golo Mori, Labuan Bajo, NTT.Rabu (29/01/2026).

​Dokumen strategis yang ditujukan kepada Presiden RI tersebut ditandatangani bersamaan dengan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT. Kerja sama ini dirancang untuk menjamin penyelenggaraan PON yang efisien, kolaboratif, serta didukung sinergi kuat antarpemerintah daerah.

​Dukungan penuh terlihat dari hadirnya jajaran perangkat daerah, bupati, wali kota, hingga pimpinan DPRD dari kedua provinsi. Kehadiran unsur eksekutif dan legislatif ini menegaskan soliditas dukungan politik serta kelembagaan untuk menyukseskan agenda olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

​Pasca-prosesi, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal langsung mengonsolidasi jajaran Plh. Sekda, asisten, dan kepala dinas terkait dalam pertemuan informal. Rapat terbatas ini fokus membedah langkah konkret, mulai dari perencanaan teknis hingga pemantapan infrastruktur lintas sektor.

​Miq Iqbal menekankan pentingnya persiapan matang agar standar fasilitas olahraga di wilayahnya memenuhi kualifikasi nasional. Fokus utama saat ini adalah memastikan koordinasi pusat dan daerah berjalan sinkron demi kelancaran pembangunan sarana prasarana penunjang.

​Optimisme terpancar dari pernyataan Gubernur NTB terkait proses birokrasi di Jakarta yang sudah dikomunikasikan dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Pihaknya menjamin bahwa segala persyaratan administrasi telah terpenuhi sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat.

​”Besok dokumen ini langsung kami bawa ke Jakarta. Insya Allah, Surat Keputusan (SK) penetapan NTB–NTT sebagai tuan rumah akan terbit dalam dua hingga tiga hari ke depan,” ujar Miq Iqbal.

​Kepastian lokasi penyelenggaraan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk mulai bersatu. Miq Iqbal mengajak semua pihak memandang PON 2028 bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang emas untuk mendorong kemajuan pembangunan di daerah.

​Ia menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan harus saling menguatkan demi menjamin kesuksesan acara tersebut. Kolaborasi yang apik diyakini akan memberikan efek domino pada pertumbuhan ekonomi rakyat di wilayah Nusa Tenggara.

​”Kami pastikan PON XXII 2028 digelar di NTB dan NTT. Harapan kami, penyelenggaraan ini sukses dan memberi dampak positif yang nyata bagi daerah,” pungkas mantan Dubes RI untuk Turki tersebut (arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU