Mataram,PorosLombok – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menggelar Bhayangkara Riding Day Lombok 2026 yang melibatkan ribuan pengendara dari berbagai klub motor.
Agenda besar ini menjadi instrumen utama sosialisasi tertib berkendara dalam rangkaian Operasi Keselamatan Rinjani 2026 guna menyokong pariwisata lokal.
Irjen Pol. Edy Murbowo memimpin langsung konvoi yang mengambil titik awal di eks Bandara Selaparang menuju kawasan Sirkuit Internasional Mandalika.
Para peserta terlihat sangat bersemangat mengikuti perjalanan yang mengedepankan aspek ketertiban jalan raya serta solidaritas antar sesama pengguna jalan.
Kolaborasi Bareng Influencer
Kehadiran selebriti otomotif Sintya Marisca memberikan warna baru dalam upaya pendekatan kampanye berlalu lintas yang lebih inklusif bagi kalangan milenial.
Keterlibatan figur publik ini harapannya mampu mengubah pola pikir pengendara muda agar lebih peduli terhadap aturan teknis di aspal.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, menegaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan langkah strategis untuk menanamkan pemahaman bahwa nyawa adalah prioritas utama.
Kesadaran kolektif menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum tersebut.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata dedikasi Polri dalam menciptakan ekosistem jalan raya yang disiplin serta mendukung pemulihan ekonomi melalui sektor wisata,” katanya.
Edukasi di Lintasan Balap
Seluruh rangkaian acara mengusung konsep edukatif yang menyenangkan bagi para peserta tanpa menghilangkan substansi hukum berkendara.
Polisi memberikan arahan mendalam mengenai pentingnya penggunaan perangkat keamanan standar serta etika menghargai sesama pengguna jalan lainnya.
Para pengendara mendapatkan kesempatan istimewa untuk mencoba lintasan balap kebanggaan Indonesia di Mandalika dengan pengawasan ketat petugas.
Pihak kepolisian memfungsikan fasilitas internasional tersebut sebagai wadah edukasi agar masyarakat tidak melakukan aksi balap liar di jalur umum yang berbahaya.
“Penyediaan akses ke sirkuit ini mengandung pesan edukatif bahwa menyalurkan hobi kecepatan harus dilakukan pada tempat yang tepat,” jelasnya.
Apresiasi dan Aksi Sosial
Kemeriahan semakin memuncak dengan adanya pembagian berbagai macam hadiah menarik serta satu unit sepeda motor sebagai penghargaan bagi peserta.
Panitia membagikan doorprize ini untuk mengapresiasi kedisiplinan para bikers yang telah mematuhi protokol keselamatan selama acara berlangsung.
Aksi sosial berupa pengumpulan dana kemanusiaan juga mewarnai acara sebagai bentuk empati komunitas otomotif terhadap warga yang membutuhkan bantuan.
Sinergi ini harapannya mampu memperkokoh posisi NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan ketertiban.
(porosLombok)















