Siasat Stafsus Bupati Pecah Keramaian Khasanah Ramadan, Ekonomi Lombok Timur Biar Merata

Pemkab Lombok Timur akan menyiapkan Khasanah Ramadan dengan bazar, hiburan religi, pasar murah, dan sebaran lokasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi warga secara merata.

(PorosLombok.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai mematangkan persiapan acara khusus menyambut bulan suci yang bertajuk Khasanah Ramadan.

Agenda ini dirancang untuk menghidupkan suasana religius sekaligus menggairahkan sektor ekonomi warga di berbagai penjuru daerah agar tidak hanya terpusat di wilayah kota.

​”Menyambut Ramadan nanti, Pemda Lotim menggelar Khasanah Ramadan dengan bazar kuliner, pentas musik religi, hingga fashion show,” ujar Stafsus Bupati Bidang Pariwisata, Ahmad Roji.Sabtu (24/01/2026).

​Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, kali ini pemerintah daerah berkomitmen agar keramaian tidak hanya menumpuk di pusat perkotaan. Lokasi rangkaian acara bakal disebar ke banyak tempat agar masyarakat yang tinggal di wilayah pinggiran mendapatkan akses yang sama.

​”Kita dorong event ini tidak terpusat pada satu titik kegiatan, tetapi menyebar di beberapa titik tentunya,” katanya.

​Pemerintah daerah memiliki misi untuk memancing munculnya titik-titik pertumbuhan baru yang bisa menjadi motor ekonomi bagi masyarakat lokal.

Seluruh wilayah mulai dari ujung utara hingga selatan dipastikan akan mendapatkan porsi kemeriahan dari rangkaian acara tahun ini.

​”Kita harus terus mendorong adanya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur, tengah, utara, selatan, dan perkotaan,” jelasnya.

​Konsep acara dibuat fleksibel dengan memanfaatkan gedung pertemuan maupun ruang terbuka yang tersedia di tiap wilayah strategis.

Langkah tersebut diambil supaya masyarakat lebih mudah mendatangi lokasi kegiatan yang paling dekat dengan tempat tinggal mereka.

​”Kegiatan ini ada dalam bentuk indoor dan outdoor agar masyarakat gampang menjangkau titik-titik tersebut,” terangnya.

​Untuk urusan fasilitas pendukung, pihak Pemkab telah merangkul banyak pihak dari sektor swasta serta industri perbankan. Kolaborasi ini penting dilakukan agar skala acara bisa lebih besar dan dampaknya dirasakan langsung oleh para pelaku usaha kecil.

​”Tentu untuk mewujudkan ini, pemerintah menggandeng sejumlah mitra usaha dan perbankan,” ungkapnya.

​Kerja sama lintas sektor ini diharapkan mampu memperlancar arus perputaran uang di seluruh kecamatan selama bulan puasa berlangsung.

Target utamanya adalah memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dari segi aktivitas perdagangan selama momen Ramadan di Bumi Gora.

​”Harapannya ada aktivitas ekonomi yang merata di seluruh wilayah Lombok Timur,” tuturnya.

​Selain panggung hiburan dan seni, pemerintah kabupaten juga memberikan perhatian pada stabilitas harga kebutuhan pokok warga. Program pasar murah menjadi agenda utama yang disisipkan di tengah-tengah kemeriahan rangkaian Khasanah Ramadan tersebut.

​”Kita dorong ada juga aktivitas sembako murah di beberapa titik yang dapat dijangkau masyarakat,” jelasnya.

​Biar suasana semakin semarak, panitia pelaksana juga menyiapkan berbagai kejutan menarik bagi para pengunjung yang hadir di setiap lokasi. Pemberian hadiah ini dilakukan sebagai daya tarik tambahan agar warga antusias meramaikan pusat-pusat ekonomi baru yang disediakan.

​”Disamping itu, kami juga berharap ada bagi-bagi doorprize bagi masyarakat yang hadir,” katanya.

​Strategi jemput bola ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk memulihkan kondisi ekonomi masyarakat di tingkat bawah secara serentak.

Pemkab Lotim optimis bahwa integrasi antara kegiatan religi dan pasar rakyat ini akan membawa manfaat nyata bagi seluruh pelaku UMKM.

​”Kita ingin semua titik kegiatan ini bisa menghidupkan kembali ekonomi rakyat secara keseluruhan,” pungkasnya.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU