Silaturrahmi Pendidikan, RTGB Tekankan Pentingnya Samikna wa Atokna

l
Lebih lanjut, ia menjelaskan almagfurulah Maulana Syaikh TGKH Zainudin Abdul Majid mendirikan organisasi dengan pemikiran Sami’na Wa Atho’na di mana yang berarti kami mendengar dan kami taat.

Oleh karnanya, ia mengajak seluruh jamaah jangan pernah merusak selogan turunan dari Maulana Syaikh itu dengan berpikir jelek terkait tentang pandangan politik yang dijalani NW sendiri. Karena memang para pengurus NW sudah lama menjadi satu diantara kader parpol yang ada.

Iapun menekankan agar menjadi pribadi yang jangan pernah bermuka dua, atau lebih tepatnya manis di depan tapi pahit dibelakang. Sebagai warga NW, harus selalu memandang baik apa yang dijalankan organisasi, karna itu bagian yang sudah menjadi keputusan bersama para pengurus.

“Maka jangan menganggap dirinya pengurus, jamaah dan bagian dari NW jikalau tidak taat pada apa keputusan dari pimpinan,” tegasnya.

Satu kekurangan yang ada di dalam organisasi sekarang menurutnya adalah kepintaran para jamaah kadang tidak dipakai di tempat yang benar, sehingga kepintaran itu sering kali membuat mereka berpikir semua keputusan pimpinan itu salah dan tidak tepat. Dalam berorganisasi hal seperti itu malah akan menimbulkan perpecahbelahan di tubuh NW itu sendiri.

“Setinggi apapun jabatan, sepintar apapun mereka, harus selalu tetap yakin dan mengikuti arahan rumah kita bersama, organisasi kita bersama yakni NW,” ucapnya.

Maka dari itu hal yang harus di perbaiki yang pertama menurutnya adalah hati.Luruskan hati dulu baru kemudian niatnya. Jika baik hatinya insha Allah baik juga niatnya, tapi jikalau sudah jelek hatinya, tidak akan mungkin niatnya akan menjadi baik.

“Jika mengaku hati kita cinta kepada NW, maka niatnya juga harus cinta dan taat pada NW,” tandasnya.

Ia pun menekankan, jikalau sudah ada keputusan dari pimpinan maka harus di jaga dan pelihara apa isi dari keputusan itu sendiri.

“Olehkarnanyalah organisasi sudah jelas pandangannya yakni bergabung dengan Partai Gerindra, maka dari itu saya tekankan seharusnya jamaah itu harus satu suara satu tubuh dengan apa yang diyakini oleh organisasi, begitupun dengan pandangan politiknya,” terangnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU