Solana Ambruk 11,77 Persen, Jadi Kripto dengan Kinerja Terburuk

Nasional, PorosLombok.com– Hari ini Selasa 25 februari 2025 Solana (SOL) mengalami kejatuhan tajam pada perdagangan pagi ini. Harga SOL anjlok 11,77 persen dalam sehari dan terkoreksi 18,29 persen dalam sepekan.

Dengan penurunan ini, Solana resmi menjadi mata uang kripto dengan kinerja paling buruk di antara aset digital utama lainnya.

Melansir CNBC Indonesia, ada beberapa faktor yang membuat Solana babak belur. Pertama, tren memecoin yang mulai meredup membuat minat investor terhadap SOL ikut anjlok.

Selain itu, Solana juga menghadapi tantangan besar dengan rencana token unlock yang dijadwalkan pada Maret mendatang. Jika jumlah token yang beredar di pasar meningkat, harga SOL bisa makin tertekan.

Faktor lain yang memperburuk keadaan adalah kenaikan inflasi SOL hingga 30 persen. Penyebabnya adalah penerapan struktur biaya jaringan baru yang dikenal sebagai SIMD-96. Perubahan ini disebut-sebut mengurangi daya tarik Solana sebagai instrumen investasi.

Pendiri hedge fund kripto Lekker Capital, Quinn Thompson, mengingatkan investor agar lebih waspada. Menurutnya, meski Bitcoin masih menjadi magnet utama di pasar, situasi yang dihadapi Solana justru lebih berisiko dengan potensi penurunan lebih dalam.

Investor pun disarankan untuk berpikir dua kali sebelum mengambil langkah, mengingat kondisi pasar kripto saat ini masih penuh ketidakpastian.

Redaksi | PorosLombok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU