Universitas Hamzanwadi Gandeng INTACT Base, Buka Peluang Double Degree bagi Mahasiswa

Lombok Timur, PorosLombok.com – Universitas Hamzanwadi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global. Terbaru, kampus yang berlokasi di Lombok Timur ini menjalin kerja sama dengan International Talent Circulation Base (INTACT Base) asal Taiwan.

Lewat kolaborasi ini, mahasiswa Universitas Hamzanwadi berpeluang mengikuti program double degree dan meraih dua gelar sekaligus: satu dari Universitas Hamzanwadi dan satu lagi dari perguruan tinggi mitra internasional yang tergabung dalam jaringan INTACT Base.

“Sekarang ini ada penawaran beasiswa melalui INTACT Base Program dari Kementerian Pendidikan Taiwan,” ujar Wakil Rektor III Universitas Hamzanwadi, Dr. H. Musifuddin, M.Pd, Rabu (14/5).

Menurutnya, pihak kampus akan segera berkoordinasi dengan unit terkait agar peluang emas ini tidak terlewatkan.

“Ini langkah strategis untuk membuka cakrawala mahasiswa. Mereka bisa menempuh studi di luar negeri dan mendapatkan pengalaman akademik dan budaya yang berbeda,” sambung Musifuddin.

Program ini tak hanya ditujukan bagi mahasiswa aktif, tetapi juga terbuka untuk alumni serta dosen yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktoral.

Direktur INTACT Base Program, Andre So, menyampaikan bahwa hanya ada tiga universitas di NTB yang diberi kesempatan untuk bergabung dalam program ini, salah satunya Universitas Hamzanwadi.

Beasiswa yang ditawarkan memiliki beberapa skema studi, seperti pola 3+1 (tiga tahun di Indonesia, satu tahun di Taiwan) dan 2+2 (dua tahun di masing-masing negara) untuk jenjang sarjana (S1).

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh civitas akademika Universitas Hamzanwadi,” ujar Andre.

Dengan kerja sama ini, Universitas Hamzanwadi makin mantap menapaki jalur internasionalisasi pendidikan demi mencetak lulusan berwawasan global.

(*/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU