UPTD Dikbud Kecamatan Sikur Bersama Pengcab PGRI Gelar Santunan Yatim Piatu

 

LOTIM – PorosLombok.com | Sebagai bentuk kepedulian terhadap yatim piatu terutama yang masih sekolah di jenjang SD dan SMP yang ada di kecamatan Sikur, Kepala UPT Dinas Dikbud kecamatan Sikur bersama pengurus cabang ( pengcab ) Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) kecamatan Sikur mengadakan acara santunan anak yatim piatu. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembagian hadiah lomba memperingati HUT ke-78 RI.

Acara tersebut dilaksanakan di Lapangan umum Sikur pada Sabtu pagi ( 9/9), yang awali dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh semua pengawas, guru, dan Kepala Sekolah dari tingkat Sekolah Dasar dan SMP se-kecamatan Sikur.

Dalam Sambutannya, Kanit UPT Dinas Dikbud kecamatan Sikur, Karyatul Aini, S.Pd. menyampaikan bahwa selain acara santunan dan pemberian hadiah Lomba HUT ke 78 RI, kegiatan pada hari ini juga dalam rangka menyambut Hari Olahraga Nasional dan juga peringatan Maulid nabi Muhammad, S.A.W.

“Acara pada pagi hari ini diawali dengan jalan sehat dan Alhamdulillah semua bapak ibu guru kami di sini sangat antusias mengikuti kegiatan ini” ucapnya.

Dijelaskan Karyatul Aini, pada acara santunan ini, tercatat sebanyak 502 orang yatim piatu yang sekolah di SD dan SMP mendapat santunan. Adapun pada jenjang TK PAUD, akuinya belum sempat dilaksanakan dan diusahakan akan dilaksanakan kedepannya.

Selaku ketua panitia sekaligus Kanit UPT Dikbud kecamatan Sikur, Karyatul Aini mengucapkan terima kasih kepada semua panitia yang telah bekerja keras sehingga acara tersebut bisa berjalan dengan lancar.

“Secara pribadi, saya selaku UPTD mengucapkan banyak terima kasih, karena berkat satu persepsi kita, satu inisiatif kita, sehingga pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar” ucapnya.

Kedepannya, ia akan berupaya acara seperti ini bisa ditingkatkan lagi dengan gaung yang lebih besar. Dengan saling dukung, kolaborasi dan motivasi yang tinggi dari semua pihak, maka semua kegiatan akan bisa terlaksana dengan baik dan lancar.

“Jangan sampai kita biarkan anak yatim piatu di sekitar kita menangis, sebisa mungkin kita buat mereka tersenyum. seperti halnya bapak ibu ASN setiap tanggal 1 selalu tersenyum, maka pada tanggal itu pula mari kita buat anak yatim piatu tersenyum pula” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur, Izzuddin, S.Pd. mengawali sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada semua stakeholder yang telah berkontribusi dalam mensukseskan acara tersebut.

Kegiatan yang baik ini, harap Izzuddin mudah – mudahan dapat diimbaskan kepada kecamatan yang lain, sehingga bersama – sama memiliki perhatian yang sungguh – sungguh terhadap anak yatim di masing – masing kecamatan.

“Saya yakin dengan keguyuban kita, kebersamaan kita, serta kekeluargaan kita dengan semangat yang sama semuanya bisa kita sukseskan” terangnya.

Pada kesempatan ini pula, Izzuddin menyampaikan capaian kemajuan pendidikan di Lombok Timur diakhir pemerintahan Sukiman dan Rumaksi ( Sukma ).

“Kita berhasil meningkatkan capaian kinerja pendidikan di Lombok Timur” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa ada satu tolak ukur yang dijadikan tolak ukur barometer terhadap capaian kinerja pendidikan, salah satunya adalah raport pendidikan.

Selain itu, ada juga Platform Merdeka Mengajar ( PMM ) yang merupakan salah satu program yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ( Kemendikbudristek ) sebagai alat ukur untuk mengetahui partisipasi dan semangat guru untuk meningkatkan kompetensinya.

Ditambahkan Izzuddin, melalui episode yang ke-15 Kurikulum Merdeka yaitu tentang Platform Merdeka Mengajar, berdasarkan hasil penilaian capaian PMM bahwa Lombok Timur itu diatas 88,4 % dan sudah melampaui seluruh kabupaten Kota yang ada di NTB.

Kemudian yang ke dua, rilis yang terakhir episode ke 19 dari Kurikulum Merdeka, capaian persentase raport pendidikan Lombok Timur sudah menempati urutan teratas dengan persentase 99%.

“Kita bersyukur, diakhir pemerintahan Sukma kita bisa persembahkan capaian ini, dan itu hasil dari kerjasama semua pihak, kerja gotong royong kita, keguyuban kita, kesamaan keinginan kita, untuk memajukan pendidikan di Lombok Timur” ucapnya.

Kendati demikian lanjut Izzuddin, tentu banyak hal yang belum dituntaskan, tetapi semangat akan terus ditingkatkan dalam rangka mensukseskan seluruh agenda Dikbud dimasa yang akan datang. ( PL, Erwin )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU