Wagub:Inovasi SAMSAT Untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Bagi Nelayan

0
171
Wakil Gubernur NTB meresmikan program Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap ( SAMSAT ) Kapal Perikanan di Labuhan Lombok

Lotim. POROSLOMBOK.com – Wakil Gubernur NTB meresmikan program Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap ( SAMSAT ) Kapal Perikanan di Labuhan Lombok, Jum’at ( 18/9/2020 )

Dalam sambutannya Wakill Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya. baik itu menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan, karena menurutnya di masa pandemi Covid-19 ini kesehatan menjadi sesuatu yang sangat berharga.

Dijelaskannya pelayanan SAMSAT terhadap nelayan merupakan kunci bagaimana memudahkan, mendekatkan, membuat nyaman dan kemudian pendataan yang lebih baik terhadap nelayan, karena itu adalah kunci untuk kita bisa menjaga laut , menjaga hasil laut dan menjaga ekonomi masyarakat.

“SAMSAT ini adalah yang pertama di Indonesia, alhamdulillah energi positif sesuatu yang baik datang dari NTB tapi tentunya kita berharap apa yang baik ini, apa yang diawali ini terus menerus di tingkatkan kualitasnya kedepan” terangnya

Baca Juga :  Camat Sakra Timur dan Kepala Puskesmas Lepak Berkolaborasi Atasi Persoalan Stunting

Disamping itu program pelayanan SAMSAT tersebut akan memastikan bahwa seluruh kapal penangkap ikan di provinsi NTB terdata oleh pemerintah secara lebih baik dan keberadaan SAMSAT Perizinan Kapal tersebut sangat bermanfaat bagi nelayan, yaitu sebagai bukti kepemilikan kapal, aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Harapannya inovasi ini tidak berhenti sampai disini, beliau ingin dengan adanya SAMSAT ini kwalitasnya yang harus betul betul dikedepankan dan pendataannya baik sehingga pemerintah mudah menentukan program-program yang akan dilakukan kedepan, karena semuanya berdasarkan data yang bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Universitas Hamzanwadi Tandatangani MoU dengan Attarkiah Islamiah Institute Thailand

Orang nomer dua di NTB ini mengakui kekurangan pemerintah yaitu sulitnya mendapatkan data yang akurat terhadap segala hal apalagi dalam aspek ekonomi. Sehingga SAMSAT ini menjadi satu pintu bagi pemerintah dan masyarakat untuk semuanya terkoordinir dengan baik dalam satu sistem yang baik. Sehingga apapun program yang akan dibuat kedepan sudah ada data yang bisa dipertanggungjawabkan untuk dijadikan landasan membuat program-program yang akan dijalankan kedepan.

“Kita tahu laut kita begitu kaya kekayaan laut ini juga harus dibarengi bagaimana kita bisa menjaga habitat yang ada didalamnya, sehingga kekayaan laut ini betul-betul bisa bermanfaat sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat dan semuanya itu tentunya harus ditopang oleh regulasi-regulasi yang tidak menyulitkan masyarakat” Terangnya.

Baca Juga :  Prodi Pendidikan Sendrtasik UNHAM Gelar Grand Opening Program "BENIH"

Selanjutnya beliau mengapresiasi apa yang sudah dilakukan seluruh pihak stakeholder terkait sehingga SAMSAT tersebut bisa terealisasi. Disamping itu beliau berpesan agar kualitas betul di terapkan dalam segala sisi, terutama pada sistem pelayannya. Sehingga semua apa yang dilakukan dalam SAMSAT tersebut bisa dipertanggungjawabkan.

Terakhir beliau mengingatkan kepada khususnya kepada semua masyrakat NTB supaya tetap menerapkan protokol kesehatan, karena pemerintah Provinsi NTB telah mengeluarkan Perda Penyakit Menular dimana masyarakat akan didenda jika tidak menggunakan masker ketika keluar rumah.
“bukan dilihat dendannya tapi bagaimana caranya agar seluruh masyarakat NTB ketika keluar rumah itu wajib memakai masker, karena ini satu- satunya cara kita untuk bisa hidup aman dan produktif” tutupnya.

( Mr )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini