Lombok Timur, PorosLombok com –Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur Drs H Muhammad Juaini Taofik MAP mencatatkan prestasi gemilang dalam kepemimpinannya. Di bawah komando pria yang akrab disapa Kak Ofik ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat signifikan dan angka kemiskinan ekstrem di wilayah pesisir berhasil ditekan.
Keberhasilan tersebut tak lepas dari sejumlah program strategis yang dijalankan Kak Ofik selama masa jabatannya. Berbagai terobosan program telah dilakukan dengan fokus utama pada pembangunan sumber daya manusia di wilayah pesisir.
Program pendidikan terintegrasi menjadi salah satu andalan dalam meningkatkan kualitas SDM masyarakat pesisir. Program ini berfokus pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan anak-anak pesisir, termasuk di dalamnya perbaikan infrastruktur sekolah dan peningkatan kompetensi guru.
“Mulai dari perbaikan fasilitas hingga peningkatan mutu pengajaran, semua aspek pendidikan mendapat perhatian serius,” kata Ketua Serikat Nelayan Independen, Hasan Gauk, Jumat (1/12).
Di bidang kesehatan, Kak Ofik menggenjot program preventif dan promotif melalui berbagai terobosan. Peningkatan akses layanan kesehatan, program imunisasi menyeluruh, pemeriksaan kesehatan rutin, hingga edukasi gaya hidup sehat menjadi prioritas utama.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir juga menjadi fokus utama kepemimpinan Kak Ofik. Pengembangan sektor perikanan dan budidaya laut digalakkan melalui program pelatihan keterampilan yang komprehensif, pemberian akses teknologi modern, dan penyediaan fasilitas pemasaran yang memadai.
Program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan pesisir memberikan hasil menggembirakan. Tercatat ribuan lapangan kerja baru tercipta, memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Inovasi di sektor pariwisata juga tak luput dari perhatian Kak Ofik. Pengembangan wisata berbasis masyarakat (community based tourism) diimplementasikan dengan melibatkan warga pesisir sebagai pengelola utama destinasi wisata.
“Pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata turut mendongkrak kemandirian ekonomi masyarakat. Hal ini terbukti efektif meningkatkan pendapatan warga pesisir,” ungkap Hasan.
Lebih lanjut Hasan menjelaskan, keberhasilan program-program tersebut tidak terlepas dari kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (NGO), dan sektor swasta.
Prestasi ini, lanjut Hasan, diharapkan tidak hanya berhenti sampai di sini. Momentum positif yang telah dibangun harus terus dijaga dan ditingkatkan oleh pemimpin selanjutnya.
“Kami berharap prestasi yang diraih di bawah kepemimpinan Kak Ofik ini bisa menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi pemimpin selanjutnya untuk melanjutkan dan mengembangkan program-program yang sudah terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Lombok Timur,” pungkasnya. (*)
















