Poroslombok.com | LOTIM –
Dalam rangka melestarikan budaya Begasingan di Lombok, pemerintah desa Jeruk Manis ( Jerman ) kecamatan Sikur mengadakan turnamen “Begasingan Jeruk Manis Cup 1”.
Acara pembukaan turnamen Begasingan dibilang cukup meriah dan kental dengan budaya, dimana Tim yang bermain pada hari pertama berjalan kaki dari Lapangan Umum desa Jeruk Manis menuju lokasi kegiatan di dusun Gawah Buak yang kemudian di sambut dengan musik tradisional yakni Kelentang.
Dalam turnamen Begasingan Jeruk Manis Cup 1, sebanyak 32 tim yang ikut berkompetisi dimana sebagian tim berasal dari berbagai kabupaten yang ada di Lombok.
“Jadi ada 32 tim yang akan bertanding, ada yang dari Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur” tutur Deni Saputra selaku Panitia saat dikonfirmasi di lokasi acara pada Sabtu (22/5/22).
Disampaikan Deni, selain sebagai kegiatan olahraga turnamen Begasingan ini juga sebagai salah satu upaya melestarikan budaya yang hampir punah.
“Kebetulan Desa Jeruk Manis juga merupakan Desa Wisata sehingga kegiatan ini juga perlu dikembangkan sedikit demi sedikit” pungkasnya.
Terselenggaranya Turnamen Begasingan ini lanjut Deni Saputra, terinspirasi dari banyaknya warga desa Jeruk Manis yang berminat untuk bermain Gasing. Oleh sebab itu pemdes Jeruk Manis menfasilitasi dan mendukung penuh terlaksananya turnamen Begasingan Jeruk Manis Cup 1.
Deni Saputra yang juga merupakan Sekdes Jeruk Manis menyampaikan total hadiah yang disiapkan oleh panitia yakni sekitar dua puluh juta rupiah.
“Untuk Total hadiahnya adalah 20 juta rupiah dan kami juga siapkan Piala Bergilir” ungkap Deni.
Ia menambahkan, kedepan kegiatan seperti Turnamen Begasingan akan tetap diadakan. Karena menurutnya sekarang ini, sudah banyak masyarakat di beberapa desa lainnya yang gemar bermain Gasing.
Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan event Begasingan bisa menjadi ajang Budaya untuk mendongkrak wisatawan baik lokal maupun manca negara.
( ERWIN, PL )


















