PorosLombok.com • LOTIM –
Acara Adat Nunas Neda segera akan digelar kembali oleh masyarkat Desa Kesik, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok. Acara ini dipercaya dapat menurunkan hujan.
Makna Nunas Neda dalam istilah bahasa sasak yakni Nunas artinya meminta, memohon sedangkan Nede yakni tolong (meminta tolong). Ritual ini biasanya dilaksanakan di penghujung musim kemarau, karena populasi masyarakat di Desa Kesik rata-rata adalah petani.
Acara ini digelar di Lingkok Ratu sebuah kolam kecil yang disakralkan oleh masyarakat setempat. Dan di lokasi tersebut pula tempat dibangunanya wahana Water Park.

“Ritual ini untuk meminta hujan, dan diyakini oleh masyarakat Desa Kesik khususnya, dan ritual ini nanti akan dipimpin oleh tokoh adat,”kata Muhamad Kadri, Kepala Desa Kesik, saat di Konfirmasi awak media. Kamis (14/07)
Terkait waktu pelaksanaan juga menunggu keputusan dari tokoh adat, dan nanti pada acara ini akan diikuti oleh masyarakat setempat.
Pada upacara itu, tokoh adat akan mempersembahkan hasil bumi petani, bahkan dulu biasanya sapi untuk di korbankan.
Dalam ritual adat ini nantinya sejumlah wanita di desa setempat dengan membawa dulang yang berisikan makanan yang ditutup dengan tedung saji berkeliling memutari area persawahan.
“Setelah ritual, dipercaya seminggu akan turun hujan, tetapi tidak terus menerus,”ujarnya
Hingga saat ini, budaya ritual Nunas Neda, mengharap hujan oleh masyarakat masih di lestarikan hingga turun menurun. Acara ini juga pernah di hadiri oleh Bupati Lombok Timur, dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2021 silam.
(Red)


















