Hotman Paris Siap Turun Gunung Bela Radiet Adriansyah di Mataram

Hotman Paris pastikan hadir langsung di PN Mataram untuk kawal sidang Radiet Adriansyah guna bongkar kejanggalan dakwaan JPU yang dinilai minim bukti kuat

PorosLombok.com – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dipastikan hadir langsung dalam persidangan lanjutan kasus Radiet Adriansyah di Kejaksaan Negeri Mataram pekan depan. Kehadirannya bertepatan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi kunci.

​Kuasa hukum Radiet Adriansyah, Suparjo Rustam, mengonfirmasi kabar tersebut kepada awak media mengenai kesiapan tim hukum dalam menghadapi babak baru persidangan ini pada Minggu (1/03).

​”Kami sangat mengapresiasi Bang Hotman yang akan ikut langsung pada proses persidangan ini untuk membuka tabir permasalahan yang ada,” ujarnya.

​Pria yang akrab disapa Jo ini menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kolaborasi erat antara tim hukum internal tersangka dengan tim Hotman 911 untuk memperkuat pembelaan.

​Hotman Paris Hutapea menegaskan bahwa dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya berlandaskan pada keterangan ahli dan psikolog tanpa dukungan bukti materiil yang kuat, katanya.

​Advokat senior tersebut sebelumnya juga memberikan sorotan tajam terhadap kasus ini saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI dan keluarga tersangka.

​”Jadi yang kami mohon perlindungan hukum adalah secara pembuktian tidak ada satu pun saksi fakta yang melihat klien kami sebagai pelaku,” jelasnya.

​Hotman merujuk pada prinsip hukum beyond reasonable doubt yang menurutnya sama sekali tidak terpenuhi dalam berkas perkara yang diajukan oleh pihak penuntut ke meja hijau.

​”Klien kami ditemukan dalam kondisi pingsan dan mengalami luka lebam sehingga harus dipapah menuju puskesmas saat di lokasi kejadian,” ungkapnya.

​Pakar hukum ini menilai sangat tidak masuk akal jika Radiet tetap berada di tempat kejadian perkara dalam keadaan tak berdaya apabila benar-benar melakukan tindak pidana tersebut.

​”Kalau memang dia pelaku, ya tentu dia sudah kabur, bukan malah ditemukan pingsan di dekat jenazah korban,” tandasnya.

​Ia menduga kuat adanya keterlibatan pihak ketiga yang melukai kliennya mengingat hubungan Radiet dengan korban selama ini dikenal sangat harmonis tanpa riwayat kekerasan.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU