LOTIM | POROSLOMBOK -Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy menargetkan seluruh dosis vaksin habis dalam tiga hari ke-depan. Hal itu diungkapkanya pada acara Pencanangan Vaksinasi bagi Keluarga Berbasis Praktik Mandiri Bidan di Sepapan, Jerowaru Selasa (19/10)
Acara ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB Sama`an, Pelayanan vaksinasi tersebut dilaksanakan di 52 lokasi praktik mandiri bidan di Lombok Timur.
Bupati Sukiman menjelaskan Ketersediaan vaksin di Lombok Timur saat ini mencapai 175 ribu dosis. Jumlah tersebut 100 ribu berasal dari Provinsi NTB, 52 ribu dari BKKBN Perwakilan Nusa Tenggara Barat, dan 25 ribu dari DPR dan DPD serta organisasi lainnya.
Ia meyakini target tersebut dapat diselesaikan mengingat Pemda Lombok Timur telah mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk pimpinan OPD dan hal itu juga sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan kekebalan kelompok (herd immunity) di Lombok Timur.
Ditegaskan Bupati, kawasan yang utama adalah Daerah selatan seperti Keruak dan Jerowaru karna Daerah ini sebagai penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, termasuk Pertamina Mandalika International Street Sircuit.
“Kesiapan ini salah satunya diwujudkan dengan kekebalan kelompok bagi masyarakat, mengingat sejumlah even penting yang akan digelar dalam waktu dekat” terangnya
Ia mengungkapkan vaksinasi keluarga yang dicanangkan hari ini dilaksanakan di semua wilayah provinsi NTB. dan Lotim merupakan barometer keberhasilan vaksinasi mengingat jumlah penduduk Lotim terbesar di NTB
“Keberhasilan di Lombok Timur akan menjadi keberhasilan di NTB” ungkapnya.
Diharapkannya 52 ribu vaksin yang diberikan kepada Lombok Timur dapat membantu percepatan penurun kasus covid-19 di daerah.
Pada kesempatan tersebut dilakukan pula penyerahan Kit Siap Nika Anti stunting kepada kelompok kegiatan pusat informasi dan konseling remaja `Ar-Rusydini` desa Wakan dan BKB Kit bagi Kelompok Kegiatan Bina Keluarga Balita `Sayang Anak` Desa Sekaroh.
Terakhir Bupati Sukiman menyampaikan terima kasihnya kepada IKatan Bidan Indoensia (IBI) Lombok Timur atas kerja samanya menyukseskan percepatan vaksinasi Lombok Timur, demikian pula kepada masyarakat dan seluruh pihak yang peduli serta mendukung upaya percepatan vaksinasi di Lombok Timur.
“Antusias masyarakat untuk divaksin adalah salah satu unsur penentu keberhasilan kegiatan ini” tutupnya (rl)
















