LOTIM | POROSLOMBOK –
Ketersediaan Vaksin Sinovac, untuk dewasa dihentikan untuk sementara karena realisasi Vaksin tersebut sudah melebihi target, berdasarkan surat Edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES RI).
Hal tersebut di ungkapkan Kepala Bidang P2PL pada Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim Budiman saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya. Jumat (28/02)
“Karena melihat dari data Website KPC-PEN bahwa pemberian Vaksin Sinovac dosis 1 (satu) untuk dewasa sudah melebihi Dosis yakni 2.5 juta, di luar Vaksinasi anak selama periode tanggal 01 sampai dengan 21 Januari 2022,” terangnya
Maka dari itu kata dia Vaksinasi Sinovac untuk dewasa sementara ini tidak bisa diberikan, sampai menunggu arahan dari pusat. Sehingga bagi masyarakat yang ingin pergi keluar kota, cukup menggunakan surat keterangan dan hasil VCR.
“Untuk waktu kami belum bisa menentukan kapan vaksin Sinovac ini bisa diberikan kembali untuk dewasa,” ujarnya
Lebih lanjut Budiman mengatakan saat ini Vaksin Ke dua untuk dewasa sudah diangka 60,7 Persen sehingga sisanya 39,3 persen. Dan saat ini Pihaknya lagi fokus untuk menyelesaikan Vaksinasi untuk anak-anak.
“Untuk Vaksinanasi anak yang berumur 6 sampai 11 tahun sudah mencapai 62 persen sampai hari ini ,”jelas Budiman
Lebih lanjut Budiman Menjelaskan dalam pemberian Vaksinasi anak banyak orang tua yang menolak anaknya untuk dosuntikkan, dikerenakan kurangnya sosialisasi dari sekolah. Sehingga banyak masyarakat yang belum memahami tentang pentingnya Vaksinasi anak ini.
“Apalagi sekarang ada mutasi corona jenis baru yakni omicron yang lebih kuat dari varian Corona sebelumnya,” tandasnya
Perlu diketahui sambung mantan kepala Puskesmas Sikur ini, bahwa dosis yang sudah disuntikkan sudah mencapai 300 juta dosis diseluruh Indonesia dan sampai saat ini belum pernah ada laporan serius akibat vaksin ini.
“Karena untuk sementara cuma dengan Vaksinasi usaha kita untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasya
(Arul / Poroslombok)
















