Waspada Virus Nipah! Kenali Gejala, Penyebab, hingga Cara Mencegahnya

Waspada bahaya Virus Nipah yang menular dari kelelawar buah karena dapat menyebabkan peradangan otak mematikan dan hingga kini belum memiliki vaksin khusus untuk pencegahannya.

Mataram,PorosLombok – Virus Nipah (NiV) kini menjadi sorotan karena potensi bahayanya yang mematikan. Virus zoonosis ini memicu kekhawatiran karena mampu menyebabkan peradangan otak hebat pada manusia.

​Melansir informasi kesehatan dari Alodokter, Virus Nipah memiliki tingkat fatalitas yang tinggi. Oleh karena itu, masyarakat harus ekstra hati-hati meski ilmuwan belum menemukan vaksin khusus untuk menangkal virus ini.

​Berikut poin-poin penting yang dirangkum PorosLombokcom terkait Virus Nipah:

​Penyebab dan Jalur Penularan

​Virus RNA dari famili Paramyxoviridae menjadi penyebab utama infeksi ini. Kelelawar buah (genus Pteropus) bertindak sebagai inang alaminya. Manusia dapat tertular melalui beberapa jalur:

  • Kontak dengan Hewan: Cairan tubuh seperti urin atau air liur kelelawar dan babi yang terinfeksi menularkan virus ke manusia.
  • Konsumsi Makanan: Droplet hewan terinfeksi yang mencemari buah atau nira bisa membawa virus masuk ke tubuh manusia.
  • Kontak Antarmanusia: Pasien positif Virus Nipah dapat menularkan virus melalui cairan tubuhnya kepada orang lain.
Nipah virus (niv) Infographics is a newly emerging zoonosis that causes severe disease in both animals and humans. Healthy cartoon concept vector illustration. Symptoms and prevention of Nipah Virus.
Gejala: Dari Flu hingga Radang Otak

​Infeksi Virus Nipah sering kali menipu karena menunjukkan gejala mirip penyakit ringan. Umumnya, masa inkubasi memakan waktu 4 hingga 14 hari.

Gejala Awal:

  • ​Demam tinggi.
  • ​Sakit kepala dan nyeri otot.
  • ​Batuk dan sakit tenggorokan.
  • ​Mual hingga muntah.

Kondisi Darurat:

Infeksi yang memburuk akan menyerang otak atau ensefalitis. Dalam waktu 24-48 jam, pasien akan merasakan pusing hebat, kejang, disorientasi, hingga jatuh ke kondisi koma.

​Langkah Pencegahan

​Langkah pencegahan menjadi senjata utama mengingat obat definitif maupun vaksin belum tersedia. Anda bisa melakukan tips berikut:

  1. Cuci Tangan: Gunakan sabun dan air mengalir secara rutin.
  2. Selektif Pilih Buah: Hindari buah-buahan yang memiliki bekas gigitan hewan.
  3. Kebersihan Pangan: Kupas kulit buah dan cuci bersih sebelum mengonsumsinya.
  4. Hindari Area Berisiko: Jauhi habitat kelelawar atau peternakan babi yang kotor.

​Segera kunjungi rumah sakit terdekat jika Anda atau kerabat mengalami gejala flu yang disertai gangguan kesadaran. Penanganan medis yang cepat dapat menyelamatkan nyawa.

(PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU