close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Tingkatkan Tali Silaturrahmi, Pemdes Loyok Adakan Acara Halal Bihalal

Lombok Timur, PorosLombok.com | Pemerintah desa Loyok kecamatan Sikur...

Gandeng Disdukcapil, RSUD Selong Launching Program Pepadu Sakti

Lombok Timur, PorosLombok - Penjabat Bupati Lombok Timur H....

Belum Juga Diberikan SK, Sejumlah ASN Pemprov NTB Bingung Mau Ngantor Dimana

Mataram, PorosLombok.com | Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov...

Apes, Pelaku Jambret Ditangkap Saat Beraksi

LOTENG, POROSLOMBOK- Lombok Tengah – Apes seorang pelaku jambret inisial M alias Awir (31) warga Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah ditangkap Polisi saat sedang melakukan aksinya di Jalan Raya Desa Langko, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. Minggu (7/3) pukul 16.00 wita.

Kapolsek Janapria, IPTU H. Muhdar mengatakan, kejadian itu berawal saat korban bernama Sulhaeni (34) warga Desa Setuta, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah Bersama anaknya menggunakan sepeda motor. Selanjutnya saat sampai di TKP, secara tiba-tiba pelaku memepet korban dan pada saat itu juga pelaku dan korban terjatuh.

Baca Juga :  Dua Penjambret Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas

“Korban langsung mengamankan barang berharga miliknya berupa kalung dan mencabut kunci motor milik pelaku,” ujarnya.

Selanjutnya pelaku mengancam korban apabila tidak diberikan kunci sepeda motornya, maka nanti pelaku akan membunuh korban dengan cara menabraknya. Setelah itu, pelaku meminta tolong kepada warga setempat sambal berteriak jambret.

“Melihat warga yang datang, pelaku langsung melarikan diri ke tengah sawah,” terang Kapolsek.

Baca Juga :  Tim Resmob Satreskrim Polres Lombok Tengah Bekuk Satu Terduga Jambret

Lanjut Kapolsek, personil yang mendapat laporan tersebut langsung menuju lokasi kejadian, kemudian dibantu warga untuk mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan.

“Pelaku Bersama BB berupa satu unit motor Honda Beat Street DR 5624 UI sudah kita amankan di kantor,” ungkap H. Muhdar.

Kini kasus tersebut masih dilakukan pengembangan oleh Polsek Janapria. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru