close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Tingkatkan Tali Silaturrahmi, Pemdes Loyok Adakan Acara Halal Bihalal

Lombok Timur, PorosLombok.com | Pemerintah desa Loyok kecamatan Sikur...

Gandeng Disdukcapil, RSUD Selong Launching Program Pepadu Sakti

Lombok Timur, PorosLombok - Penjabat Bupati Lombok Timur H....

Belum Juga Diberikan SK, Sejumlah ASN Pemprov NTB Bingung Mau Ngantor Dimana

Mataram, PorosLombok.com | Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov...

Asosiasi RT/RW Net Lombok Resmi di Launching, Dukungan Pemerintah di Nantikan

LOTIM, POROSLOMBOK – Para Pelaku usaha Internet RT/RW secara resmi menggelar acara Launching Asosiasi RT/RW Net Lombok ( ARL) yang diadakan di lesehan Doble Koki denggen yang diikuti oleh Para pengusaha Internet rumahan yang ada di Kabupaten Lombok Timur pada senin (12/04).

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa stakeholder terkait, diantaranya adalah Kepala Bidang (Kabid) Promosi dan Kerjasama pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Kabupaten Lombok Timur, Ketua KNPI Lotim, para angotoa Asosiasi ARL, dan beberapa pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua ARL Makbul S.Kom menyampaikan bahwa, Asosiasi ini merupakan perkumpulan para pelaku usaha UMKM untuk membantu program Pemerintah Daerah dalam meyelenggarakan akses internet yang lebih merata dan berkualitas, serta menjadi peluang edukasi bagi pengguna layanan yakni Masyarakat, sebagai upaya untuk memaksimalkan Industri Digital di Kabupaten Lombok Timur.

“Tujuan inti didirikan Asosiasi ini adalah, sebagai wadah bagi para pelaku industri rumahan di bidang jaringan internet dan komunikasi, serta sebagai ajang silaturahmi dan koordinasi bersama baik secara langsung maupun tidak langsung mengenai jaringan internet. dan yang terakhir sebagai tempat diskusi” ucapnya mengakhiri pidato singkatnya.

Baca Juga :  Pemda Lotim Diminta Berikan Tanah Hibah Kepada Bank NTB Syariah

Ditempat sama, ketua KNPI Lotim M.Habiburrahman, S.Pd.i memberikan apresiasinya kepada para anggota Asosiasi RT/RT net Lombok, karena dimasa Pandemi Covid-19 membuat semua pihak mengencangkan ikat pinggang. sehingga, publik diminta untuk bersama – sama berpartisipasi dalam konteks penguatan ekonomi.

“Pada konteks pemulihan Ekonomi ini, harus dimulai dari bawah. yakni industri rumahan yaitu usaha mikro” ucapnya.

Dikatakan Habib, pada tahun 2010 sampai 2012 silam, dunia mengalami resesi ekonomi, namun Indonesia selamat dari hal tersebut, hal itu menurutnya tak lain karena peran dari UMKM. maka, dengan di bentuknya Asosiasi merupakan sebuah terobosan yang sangat luar biasa. jadi Pemerintah harus mendukung semua ini, karena hal ini merupakan penopang perekonomian khususnya di kabupaten Lombok Timur.

“Mari kita sama – sama meminta Pemerintah Daerah untuk membina UMKM dan memberikan kemudahan – kemudahan dalam pengurusan izin UMKM ini”pintanya.

Baca Juga :  Lolos ke Senayan, L. Hadrian Irfani Siap jadi Corong Masyarakat NTB

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kabid Promosi dan kerjasama Dinas PMPTSP Kabupaten Lombok Timur, Zulkarnaen.S.Sos, menyampaikan bahwa pembangunan di Indonesia ini hanya bisa tersentuh oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN) 23%. sisanya sebanyak 77 % bersumber dari Investasi atau swasta.

“Apa yang teman – teman lakukan, sekecil apapun merupakan bagian dari Investas. karna itu, pemerintah harus berterima kasih kepada pengusaha Internet RT/RW ini dalam menggerakkan pembangunan secara umum. ini sangat berpengaruh sekali pada pergerakan ekonomi kita khususnya di Lombok Timur” Terangnya

Lebih lanjut zulkarnaen menerangkan, dengan melihat seperti yang ia sebutkan di atas maka para pengusaha internet RT/RW ini harus diregistrasi dan diberikan izin dan dilindungi, karna ini merupakan sebuah bentuk dukungan kepada Masyarakat pelaku UMKM Produktif.

“Jadi sudah kami sampaikan kepada kepala Dinas, Bahwa perizinannya ini akan dipermudah, karena bagaimanapun untuk saat ini tidak boleh ada yang menghambat kegiatan Ekonomi baik dari segi perijinannya dan lain – lain agar usaha masyarakat berjalan dengan sebaik – sebaiknya” Tandasnya.

Baca Juga :  Ketua DPC Peradi Selong Sampaikan Sejumlah Capaian Selama 5 Tahun Saat Gelaran Muscab I

Ia juga mengatakan, para pengusaha internet RT/RW ini harus mempunyai kontribusi kepada Daerah berupa pembayaran IMB namun Pemerintah akan memberikan pembiayaan yang minimal, begitu juga pihaknya akan memberikan ukuran IMB yang paling kecil.

“Sudah kami hitung – hitung total biaya perizinannya sekitar Rp.600.000 ribu sudah bisa mendapatkan IMB, SIUP, serta data – data Perusahaan dan berlaku seumur hidup selama perusaahaan itu tetap beroperasi” Terangnya.

Selanjutnya Zulkarnaen berharap, agar proses perizinan ini nantinya bisa di Fasilitasi oleh Asosiasi yang baru saja di Launching. Sehingga akan ada kemudahan – kemudahan yang akan diberikan terhadap para para pelaku usaha Internet RT/RW.

“Tetkait hal – hal yang penting lainnya, kami berharap nantinya bisa langsung ke kantor DPMTSP” tutupnya. (Rl)

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru