Baznas dan OPD Lotim Kompak Keroyok Penanganan Kebakaran Pringgabaya

Dinas Sosial Lombok Timur mengerahkan tim Tagana untuk mendata 146 lapak yang hangus terbakar guna penyaluran bantuan terpadu bersama Baznas dan pemerintah daerah.

PorosLombok.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengerahkan kekuatan penuh lintas sektoral untuk memastikan bantuan bagi korban kebakaran Pasar Pringgabaya tersalurkan secara terstruktur, cepat, dan dipastikan tepat sasaran.

​Kolaborasi ini melibatkan Dinas Sosial, Baznas, BPBD, hingga PUPR guna menghindari tumpang tindih pemberian bantuan di lapangan. Para pejabat teras daerah tersebut turun langsung memetakan kebutuhan mendesak para pedagang.

​“Kami sudah ada laporan dari semalam dan tadi pagi saya langsung ke pemadam untuk mengecek kondisi armada yang turun,” ujar Kepala Dinas Sosial Lombok Timur Siti Aminah, Rabu  (29/04/2026).

​Siti Aminah menegaskan bahwa skala kebakaran yang sangat parah menuntut respons kolektif yang tidak bisa dikerjakan oleh satu instansi saja. Ia telah menginstruksikan personel Tagana untuk melakukan pendataan detail sejak api padam.

​Data hasil verifikasi tersebut nantinya akan menjadi rujukan utama dalam pembagian tugas antar organisasi perangkat daerah. Skema ini menjamin setiap sektor, mulai dari logistik hingga pemulihan fisik, memiliki penanggung jawab yang jelas.

​“Kami akan berkumpul bersama Ketua Baznas dan OPD terkait untuk menentukan siapa melakukan apa dalam tindak lanjut ini,” jelasnya.

​Siti Aminah menambahkan bahwa atensi terhadap musibah di Pringgabaya menjadi prioritas setelah timnya juga menangani kejadian serupa di wilayah Mamben. Pemerintah daerah memastikan kehadiran negara dalam setiap krisis yang menimpa masyarakat.

​Senada dengan itu, lembaga zakat daerah menyatakan kesiapannya mendukung penuh skema pemulihan ekonomi melalui pendanaan darurat. Namun, proses penyaluran dana tersebut harus mengikuti satu pintu komando agar lebih efektif dan efisien.

​“Seluruh penanganan akan dikomandoi oleh Pak Sekda sehingga tim terpadu darurat bencana ini berjalan terstruktur,” ujar Ketua Baznas Lombok Timur H. Muhammad Isli.

​Isli menekankan pentingnya transparansi dalam setiap rupiah yang disalurkan kepada warga pasar yang menjadi korban. Integrasi dengan dinas teknis seperti PUPR juga diperlukan untuk rencana jangka panjang rehabilitasi bangunan pasar.

​Pembagian peran yang rapi antara Dinas Sosial, BPBD, dan lembaga donor lainnya diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi warga Pringgabaya. Penanganan ini model manajemen bencana satu pintu yang sedang dioptimalkan pemerintah kabupaten.

​“Prinsipnya lembaga Baznas akan ikut berkontribusi membantu pemerintah dengan asas tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi korban,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU