Kebutuhan air bersih warga selatan dan Sembalun pun menjadi penekanan Bupati. Ia meminta proses lelang dapat segera dilaksanakan sehingga pengerjaannya dapat segera dituntaskan. Masih terkait air bersih, diingatkannya pula untuk memanfaatkan kembali mata air Ambung untuk PDAM.
Menjadi perhatian Bupati pula adalah kurangnya penerangan jalan di Kota Selong dan sekitarnya. Kondisi penerangan di ruang terbuka publik program KOTAKU di Pancor juga termasuk di dalamnya.
Tidak itu saja, pengelolaan sampah turut menjadi penekanan Bupati Sukiman. Ia melihat tempat pembuangan akhir (TPA) menjadi kebutuhan masyarakat di kawasan selatan, pun di kawasan utara. Dengan demikian sampah dari dua kawasan tidak perlu dibawa jauh hingga ke TPA Ijobalit.
Selain menyoroti kesiapan pelaksanaan MTQ, program peningkatan IPM Lombok Timur yang menjadi fokus pada 2022 hingga 2023 mendatang juga dimintai perkembangannya, khususnya menyangkut usia lama sekolah melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Upaya ini nantinya akan melibatkan guru yang akan mendata masyarakat di sekitar tempat tinggal masing-masing yang berusia di atas 20 tahun dan belum menuntaskan pendidikannya.
Menutup arahannya, Bupati Sukiman meminta kepedulian semua pihak terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat, dengan saling mengingatkan ketika menemukan masalah dalam pelayanan.
(Red)

















