LOTIM | POROSLOMBOK –
Ratusan Warga Desa Jero Gunung Kecamatan Sakra Barat geruduk kantor Desa, meminta Kepala Desa (Kades) turun dari jabatannya. Kerena Kepala desa diduga korupsi dana Covid-19. Rabu (02/02)
Kordum Aksi Zamharun dalam orasinya meminta Kades Jero Gunung untuk segera turun dari jabatannya. Karena menurutnya selama ini kades tersebut tidak transparansi kepada masyarakat.
“Sudah beberapa kali kita bertemu dengan Kades dan sangat jelas apa yang di sampaikan kepada kami, kalau dia hanya khilaf kan lucu,” ucapnya
Ia mengatakan selama ini Kepala Desa sudah tidak punya hati nurani kepada masyarakat dan dirinya menganggap Kades tersebut sudah kurang ajar dan sudah merampas hak Rakyat. Bahkan dana BUMDES yang Rp.100 Juta yang masuk hanya 30 Juta Rupiah.
“Terus sisanya kemana,
kita juga dijanjikan anggaran Karang Taruna pada bulan maret sampai sekarang tidak ada,” kesalnya
Sementara itu Kepala Desa Jero Gunung Amrullah saat menemui masa aksi sempat akan terjadi kericuhan karena dianggap memancing emosi warga karena dirinya dianggap menantang massa aksi.
“Kalau masalah mundur saya tidak bisa mundur dari jabatan saya,” Ujarnya di Depan para Aksi.
Ia meminta Inspektorat Lombok Timur untuk turun mengaudit dirinya bahkan saat ini pihaknya akan mengirim surat ke inspektorat.
(Red-Poroslombok)

















