(PorosLombok.com) – Duel bergengsi bertajuk Derby Hijau di babak 16 besar Larpa Cup 6 2025 akhirnya menjadi milik Porat Teros. Jumat (16/012026).
Tuan rumah sukses memulangkan rival sekecamatannya, Ijobalit FC, lewat performa klinis sang striker, Helmi Riyadi.
​Bermain di hadapan publik sendiri di Lapangan Umum Tanjung Teros, Porat Teros tampil menekan sejak menit awal. Laga yang disaksikan langsung Sekda Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik ini berjalan dalam tensi tinggi karena kedua tim bertabur pemain bintang.
​Helmi Riyadi benar-benar menjadi momok bagi lini pertahanan Ijobalit. Pada menit ke-30, ia membuktikan kelasnya dengan lolos dari jebakan offside sebelum melepaskan sontekan dingin yang memperdaya kiper Kalvika.
​Belum sempat Ijobalit menata mental, petaka kembali datang delapan menit berselang. Pelanggaran handsball di kotak terlarang memaksa wasit menunjuk titik putih.
Helmi yang maju sebagai eksekutor tanpa ampun menyarangkan bola untuk gol keduanya. Porat Teros terbang tinggi dengan keunggulan 2-0 di paruh pertama.
​Memasuki babak kedua, Ijobalit mencoba melawan balik. Syarif Hidayatullah dkk terus mengepung pertahanan tuan rumah. Asa sempat membuncah saat Pandu Wira berhasil memperkecil kedudukan di menit ke-74.
​Namun, semangat juang Ijobalit terbentur tembok kokoh yang digalang Ma’al Aldi. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan. Ijobalit dipaksa angkat koper, sementara Porat Teros melenggang ke babak 8 besar menyusul PS Masbagik.
​Ketua Panitia Larpa Cup 6, Hilman Jauhari, menegaskan bahwa sengitnya Derby Hijau ini hanyalah awal dari panasnya sisa laga di babak 16 besar.
​”Tim yang berlaga di fase ini punya kultur sepak bola yang sangat kuat. Enam laga sisa bakal jauh lebih seru, haram untuk dilewatkan pecinta bola Lombok Timur,” tegas Hilman.
​Meski persaingan makin mendidih, Hilman mewanti-wanti seluruh pihak agar tidak mencederai turnamen dengan tindakan tidak sportif.
“Sportivitas harga mati. Pemain dan suporter harus jaga kelancaran turnamen ini sampai tuntas,” pungkasnya.
(Redaksi/PoroLombok)














