PorosLombok.com – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur Sopyan Hakim meninjau langsung proyek pembangunan Kantor Unit Cabang Sukaraja yang kini progres fisiknya telah menyentuh angka 95 persen, Senin (11/5/2026).
Fasilitas baru ini diproyeksikan mulai melayani pelanggan secara penuh pada tahun depan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan air bersih hingga ke tingkat kecamatan yang sebelumnya sulit terjangkau.
“Kami terus melakukan pengecekan ke setiap cabang untuk melihat langsung berbagai keluhan, baik dari kantor maupun masyarakat,” ujar Direktur PDAM Lombok Timur Sopyan Hakim.
Sopyan Hakim menegaskan bahwa inspeksi rutin ke sejumlah unit cabang merupakan prioritas utama manajemen saat ini. Hal tersebut dilakukan guna memastikan standar pelayanan minimal tetap terjaga meski pembangunan fisik sedang berlangsung.
“Bantuan bangunan ini berasal dari Pemerintah Daerah Lombok Timur guna mendukung peningkatan akses bagi pelanggan di kecamatan,” katanya.
Penyediaan gedung kantor representatif tersebut merupakan hibah strategis dari pemerintah kabupaten demi memperpendek jarak birokrasi layanan. Sinergi ini diharapkan mampu menjawab tantangan kebutuhan air bersih yang terus meningkat.
“Pemerintah daerah memberikan dukungan infrastruktur ini untuk mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Sopyan Hakim juga menginformasikan bahwa sebelum menyisir Sukaraja, dirinya telah lebih dulu memeriksa progres pengerjaan kantor unit serupa di Kecamatan Suela. Pemerataan fasilitas menjadi fokus perusahaan demi keadilan distribusi air.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lombok Timur Haerul Warisin atas respons cepat terhadap kebutuhan fasilitas kami,” katanya.
Dukungan penuh dari pimpinan daerah dinilai menjadi kunci utama percepatan pembangunan dua kantor cabang baru pada tahun ini. Komitmen Bupati dalam memperkuat sektor utilitas publik dirasakan langsung dampaknya oleh manajemen perusahaan daerah.
Rehabilitasi serta pengadaan gedung baru ini diharapkan mampu meminimalisir kendala teknis yang selama ini dikeluhkan oleh para pelanggan di wilayah pedesaan. Pelayanan prima menjadi target mutlak yang harus dicapai pasca peresmian gedung nanti.
“Intinya bantuan dua kantor cabang di kecamatan ini akan sangat mengoptimalkan kinerja operasional seluruh pegawai kami di lapangan,” pungkasnya.*


















