Keberkahan Hultah NWDI Ke-87, Dirasakan Aulia Sang Pedagang Cilok

POROSLOMBOK.COM, LOTIM-

(Sabtu | 17-Agustus-2022)

Hultah NWDI Ke-87 akan dilaksanakan pada hari minggu esok tanggal 18 September 2022, namun para pedagang kaki lima mulai memadati sepanjang kota selong, bahkan sampai arena hultah.

Keberkahan Hultah NWDI tahun ini, begitu dirasakan oleh para pedang kecil yang terlihat begitu bersemangat menjajakan dagangannya, dari pedagang baju, tas hingga pedagang kuliner.

Aulia (28) pedang cilok asal Pancor sanggeng, selong terlihat begitu gembira karena jualannya selalu ramai dikerumuni para pembeli di sekitar arena Hultah NWDI.

Bagaimana tidak?, Aulia dalam sehari biasanya hanya meraup keuntungan berkisar Dua Ratus sampai Tiga Ratus Ribu Per Harinya, namun sejak memasuki rangkaian Hultah tepatnya H min tujuh omsetnya melonjak sampai satu juta Rupiah Per-harinya.

“Saya mendapatkan keuntungan begitu banyak menjelang Hultah NWDI ini,” kata aulia sambil melayani para pembelinya.

Sejak beberapa tahun aulia sempat tidak bisa berjualan ketika datang Hultah NWDI karena masih terbelenggu oleh pandemi Covid-19, dan tahun ini ia mulai merasakan lagi berjualan di arena Hultah, rasa.ciloknya yang enak juga menjadi dayak tarik para pembeli.

Total pendapatannya sejak H-7 Hultah NWDI, kalau dikalkulasikan mencapai Tujuh Juta rupiah, tentu ini angka yang Fantastik, mungkin bagi sebagian orang ini tak seberapa, tapi baginya ini angka yang lumayan

berbagai kegiatan yang digelar oleh panitia hultah membuat dagangannya tidak pernah sepi, baik dari Hiziban Akbar, Lomba Gerak jalan, pawai Alagoris dan sebagainya.

“Kadang-kadang saya sampai kewalahan melayani pembeli saking ramainya,” kata Aulia.

Keberkahan Hultah NWDI mungkin berkat ke karomahan dari penderinya Sehingga keberkahan ini tidak hanya dirasakan oleh para santri dan para jamaah saja, akan tetapi semua Masyarakat Lombok timur Termasuk, aulia si pedagang cilok, mengingat acara ini merupakan sebuah tradisi yang di wariskan oleh sang maulana, kiyai Hamzanwadi.

“Ini mungkin bukti ke-karomahan Almaghfurlah, sehingga kami para pedagang kecil bisa mendapat keuntungan dari doa-doa beliu,” akunya

(Arul/Poroslombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU