Lombok Timur, PorosLombok.com – Tragis! Dua pelajar terlibat kecelakaan maut di turunan curam jalur Pusuk Sembalun, tepatnya di tikungan Taman Bunga, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Sabtu (31/5) siang.
Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu lainnya dalam kondisi kritis. Insiden ini terjadi sekitar pukul 12.30 WITA dan langsung menggegerkan warga sekitar.
Petugas Polsek Sembalun mendapat laporan dari Puskesmas setempat yang menerima dua korban luka-luka akibat kecelakaan motor.
“Korbannya bernama Aziz Zulikatani. Saat sampai di puskesmas, dia sudah meninggal dunia,” ungkap Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Oesman.
Sementara itu, korban kedua, Haeril Ikbal (23), asal Dusun Marang Selatan, Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Selong karena luka serius. Kondisinya kritis dan belum bisa dimintai keterangan.
Kecelakaan ini bermula saat keduanya mengendarai sepeda motor Kawasaki KLX tanpa nomor polisi melaju dengan kecepatan tinggi menuruni jalan yang berkelok dan sangat tajam. Saat melewati tikungan di Taman Bunga, motor oleng dan menabrak pohon di pinggir jalan.
Benturan keras membuat kedua pelajar terpental dari motor. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan dan membawa mereka ke Puskesmas Sembalun.
“Aziz meninggal dunia di tempat kejadian, sedangkan Haeril berhasil diselamatkan tapi kondisinya sangat kritis,” tambah AKP Nikolas.
Pihak kepolisian menilai kecelakaan tersebut dipicu kelalaian pengendara yang tidak menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan ekstrem di jalur Pusuk Sembalun.
“Kami mengimbau seluruh pengendara, khususnya pelajar dan anak muda, agar selalu berhati-hati dan menurunkan kecepatan saat melintasi jalur berbahaya ini,” tegasnya..
Jalan turunan dengan tikungan tajam di jalur wisata Pusuk memang terkenal rawan kecelakaan. Kecepatan berlebih dipastikan menambah risiko fatal yang mengancam keselamatan pengendara.
(arul/PorosLombok)















