Sebagai informasi, bahwa pencairan tahap pertama sebesar 25% atau setara dengan Rp. 38.750.000.000 (tiga puluh delapan miliar tujuh ratus lima puluh juta rupiah).
Adapun dana pinjaman itu akan menyasar 3 (tiga) sektor/bidang. Yakni bidang jalan, bidang irigasi dan bidang kesehatan.
H. Hasni merinci, untuk sektor jalan diperuntukkan sebesar Rp. 105.000.000.000 (seratus lima miliar rupiah). Untuk sektor irigasi sebesar Rp.25.000.000.000 (dua puluh lima miliar rupiah).
Sementara untuk sektor kesehatan akan dikelola oleh 2 (dua) rumah sakit yakni RSUD dr.Raden Soedjono Selong dan Rumah Sakit Lombok Timur.
“Untuk RSUD R Soedjono Selong sebesar Rp.19,8 miliar. Kemudian untuk Rumah Sakit Lombok Timur sebesar Rp. 5,2 miliar. Sehingga total semuanya menjadi 155 miliar,”rincinya.

















