Pjs Kades Loyok Wajibkan Perangkat Desa Gabung Kopdes, Targetkan 200 Anggota Awal

(PorosLombok.com) – Pemerintah Desa Loyok, Kecamatan Sikur, benar-benar serius membangun ekonomi kerakyatan. Koperasi Merah Putih yang baru dibentuk 27 Mei 2025 kini menjadi motor penggerak utama untuk mewujudkan kemandirian ekonomi desa.

Pjs Kepala Desa Loyok, Abdillah, S.Adm., mengambil langkah tegas. Ia menginstruksikan seluruh lembaga desa, mulai dari Karang Taruna hingga para kader, agar segera bergabung sebagai anggota koperasi.

“Koperasi Merah Putih ini bukan hanya milik segelintir orang, tetapi milik seluruh masyarakat Loyok,” kata Abdillah kepada PorosLombok, Selasa (8/7).

Menurut dia, kunci keberhasilan koperasi ada pada keterlibatan semua elemen desa. Sebab koperasi yang dikelola secara gotong royong akan lebih kuat dan berdaya saing.

Ia menargetkan keanggotaan awal koperasi tersebut bisa mencapai minimal 200 orang. Angka itu dinilai ideal untuk memulai operasional koperasi secara mandiri dan profesional.

“Ketua Koperasi Merah Putih sangat yakin bisa memulai dan mengembangkan koperasi ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Abdillah menyebut koperasi ini akan melayani simpan pinjam serta pengembangan unit usaha produktif yang mudah diakses masyarakat. Langkah ini diharapkan bisa jadi alternatif dari praktik pinjaman liar yang marak.

“Mari kita bersama-sama mensukseskan niatan pemerintah membangun Koperasi Merah Putih di desa kita,” ucapnya.

Ia mengatakan, sejauh ini pengurus koperasi telah menyiapkan berbagai dokumen penunjang seperti kartu anggota dan berkas administrasi awal lainnya. Persiapan terus dikebut agar proses perekrutan berjalan lancar.

“Ada juga dari masyarakat yang sudah mulai menghubungi pengurus koperasi untuk ikut bergabung,” lanjut Abdillah.

Ia menegaskan bahwa koperasi ini juga berfungsi sebagai tameng terhadap lembaga keuangan ilegal yang kerap menjerat warga. Termasuk yang dikenal sebagai “bank rontok”.

“Mari kita jadikan Koperasi Merah Putih ini sebagai rumah bersama untuk membangun kemandirian ekonomi desa,” pungkas Abdillah.

(Erwin/ PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU