Awal berdirinya Ponpes ini hanya memiliki dua orang santri, satu laki-laki-dan satu perempuan, dan kelasnyapun hanya sebuah bilik kecil yang semula sebuah garasi, dengan kondisi seperti ini kalau boleh dibilang cukup memperihatinkan kala itu, bagaimana tidak? santri harus mengaji ilmu agama ditempat yang kurang layak.
Seiring waktu berjalan saat ini Ponpes Nurul Azhar terlihat megah nan indah dengan berbagai fasilitas pendukung didalamnya, tak hanya sarana pendidikan saja, namun sarana bermain para santri sudah tersedia dari kolam ikan hingga kolam renang. Di atas kolam ikan tersebut berdiri sawung-sawung yang terlihat nyaman dan anggun.















