Lombok Timur, PorosLombok.com – Setelah bertahun-tahun terjebak dalam perangkap birokrasi yang lambat, RSUD Lombok Timur kini siap ‘berlari’ dengan pola keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Peresmian penerapan BLUD tersebut digelar pada Selasa (7/1), yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, dalam acara yang dihadiri oleh berbagai pejabat mulai dari Dewan Pengawas hingga BPJS Kesehatan.
Dalam acara ini, Pj. Bupati mengingatkan bahwa BLUD bukan hanya soal fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, tapi juga soal ‘mengurangi’ hambatan birokrasi yang selama ini sering menghambat pelayanan.
“Fleksibilitas adalah kunci, namun akuntabilitas harus tetap diperkuat. BLUD bukan alasan untuk sembarangan, tapi untuk lebih efisien dan tepat sasaran,” ujar Pj. Bupati dengan tegas.
Dengan diterapkannya sistem ini, RSUD Lombok Timur berharap bisa lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat tanpa terbebani prosedur yang berbelit-belit. “Yang jelas, fleksibilitas sudah mulai ada, tapi jangan lupakan akuntabilitas,” tambahnya.
Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa RSUD Lombok Timur berkomitmen untuk semakin transparan dalam pengelolaan keuangan dan pelayanan, dengan berpedoman pada Permendagri No. 79 Tahun 2018.
(Penulis : Arul | Editor : Opank | Sumber:Humas Pemkab Lotim)
















