Sangat Ketat Prokes, Pembagian Daging Qurban di Masjid Al- Amanah

LOTIM, Alhamdulillah pada tahun 1442 H ini di Masjid Al Amanah, Embung Papak Selong, telah melakukan penyembelihan 18 ekor Sapi. Sapi tersebut, diperoleh dari urunan yang dilakukan oleh para jema’ah dan masyarakat sekitarnya. Kendati kita sedang dilanda pandemi covid 19, antusiasme masyarakat masih sangat tinggi. Hal itu dikatakan oleh Ketua Dewan Pengurus Masjid Al-Amanah Embung Papak, Selong, Lombok Timur, H. Hafsan Hirwan, di sela-sela pembagian daging qurban kepada masyarakat, Rabu, 21/7/2021.

Sapi yang jumlahnya 18 ekor ini, katanya, tidak bisa dilakukan penyembelihan dalam satu hari, tetapi rencananya akan dilakukan minimal 2 hari. ” Di samping keterbatasan tenaga penyembelih sampai daging siap bagi, juga anggota masyarakat yang berqurban juga, masih dalam situasi silaturrahmi dengan sanak famili, sehingga ada akad serah terima dari pemilik qurban kepada pengurus mesjid,” tuturnya, seraya menambahkan, kalau sapi yang18 ekor, akan disembelih 9 ekor dalam sehari. ” Dan yang paling penting, penerapan protokol kesehatan, adalah menjadi prioritas utama kami. Biarkan, orang mengatakan sangat ketat, ini semata kita saling menjaga saja,” tegasnya.

Tak kurang dari 1.500 warga penerima daging qurban, jelas Hafsan, umumnya berdomisili di Lingkungan Dasan Gandor, LingkungLingkungan Kr. Sukun dan beberapa lingkungan lainnya di Kelurahan Selong. ” Masing-masing masyarakat penerima daging qurban, diberikan jatah 1 kg daging. Patut disyukuri, kita juga mendistribusikan ke 3 ponpes (Ponpes Tahfiz Al Qomari, Ponpes Albana di Sisik, Ponpes Al Majdiniyah di Kelurahan Majidi) dan 2 Panti Aduha (PA Muhammadiyah di Deling, PA NW Pancor, Ponpes di Majidi),” ungkapnya.

” Alhamdulillah, setiap tahun jumlah hewan qurban yang diterima dari masyarakat, setiap tahunnya bertambah. Semoga untuk tahun-tahun selanjutnya, akan terus bertambah, walau dampak ekonomi di tengah masyarakat, sangat dirasakan sekali,” terangnya.

“Kita tetap berdo’a, semoga para dermawan dan dermawati yang berqurban, dipanjangkan umur, diberikan kesehatan, dan dimurahkan rejekinya. Dan yang paling utama, pandemi covid, atau PPKM kah namanya atau apa saja, yang menjadi bencana di seluruh dunia, cepat berlalu,” tutupnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU